LEBAK – Bangunan SDN 1 Neglasari yang berlokasi di Kecamatan Cibeber semakin mengancam keselamatan para pelajar. Dari pantauan, terlihat kondisi fisik ruang kelas sangat memprihatinkan, dikarenakan atap bangunan rusak parah, ditambah lagi dengan keadaan tembok yang sudah retak-retak. Jum’at, (3/11/2023).

Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan DPC Lebak, Herdi Sudrajat,  S.Pd menyampaikan rasa keprihatinannya terkait ruang belajar di SDN 1 Neglasari yang sudah rusak berat.

“Seharusnya Pemkab Lebak melalui Dinas Pendidikan lebih peka terhadap kondisi bangunan yang berada di wilayah pelosok apalagi dengan fisik yang sudah rusak berat dan jelas mengancam keselamatan para pelajar  saat melangsungkan kegiatan belajar mengajar,” ucapnya.

Herdi menegaskan, hal ini tentunya tidak luput dari lemahnya pengawasan dari bagian sarana dan prasarana, yang seperti mengabaikan kondisi fisik sampai rusak berat dan terkesan di biarkan begitu saja.

“Untuk itu, saya mohon kepada Dinas pendidikan Kabupaten Lebak, untuk memprioritaskan pembangunan di SDN 1 Neglasari,” imbuhnya.

“Jangan menunggu ambruk, jangan menunggu jatuh korban, kalau sudah jatuh korban siapa yang mau bertanggung jawab,” tandasnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN 1 Neglasari Ugay Sugaya, S.Pd.,SD saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, terkait fisik Ruang Kelas yang sudah rusak parah mereka mengaku sudah tidak nyaman karena khawatir terjadi hal hal yang tidak di inginkan, apalagi sekarang sudah mulai memasuki musim penghujan.

“Kami para pengajar dan pelajar di SDN 1 Neglasari sudah tidak nyaman dengan kondisi fisik sekolah yang rusak berat dan sangat khawatir karena sekarang sudah memasuki  musim hujan, takutnya tiba-tiba Rumbel (ruang kelas,-red) roboh di di saat ada kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Ugay menambahkan, dengan adanya rasa khawatir dan demi keselamatan bersama, kini pihaknya sudah menutup 1 ruang kelas 2, karena sudah betul betul sangat membahayakan.

“Jadi, demi keselamatan bersama untuk Kegiatan Belajar Mengajar kami alihkan ke panggung tempat bermain anak,” ungkapnya.

Disisi lain, Tating Sutiana, S.Pd selaku Kepala Desa Neglasari Kecamatan Cibeber juga menyampaikan rasa prihatin dengan kondisi fisik SDN 1 Neglasari yang sudah tidak layak untuk dipergunakan.

“Mohon kepada pihak terkait untuk turun melihat secara langsung seperti apa keadaan yang sebenarnya, jangan duduk manis saja, lihat langsung ke bawah berikan pelayanan yang maksimal, jangan tunggu korban,” ungkapnya.

“Jangan sampai warga saya jadi korban  gara-gara kelalaian, dan ambruknya bangunan sekolah,” sambungnya.

Tating berharap kepada Dinas Pendidikan agar memprioritaskan pembangunan di SDN 1 Neglasari demi terciptanya giat belajar mengajar nyaman dan tenang,

“Karena dengan ruang kelas yang  nyaman generasi calon pemimpin Bangsa bisa menjadi bibit yang unggul dan Berprestasi mengharumkan nama bangsa,” harapnya.