JAKARTA, TintaKitaNews.com – Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) secara resmi membuka pendaftaran Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Reguler Wanita Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, Senin (27/4/2026) dan dapat diakses melalui laman resmi panitia.

Informasi tersebut tertuang dalam materi sosialisasi yang diterbitkan Dinas Administrasi Personel Mabesad. Pendaftaran dilakukan secara daring (online), namun proses validasi data akan berlangsung hingga tanggal 7 Mei 2026 mendatang.

Panitia juga mengingatkan bahwa pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu jika kuota yang tersedia telah terpenuhi. Oleh karena itu, calon peserta diharapkan segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu yang ditentukan.

Syarat Pendaftaran

Terdapat sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh para pendaftar, antara lain:

– Warga Negara Indonesia (WNI) wanita.
– Berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun 0 bulan pada saat pembukaan pendidikan.
– Memiliki tinggi badan minimal 157 cm.
– Sehat jasmani dan rohani, serta tidak berkacamata.
– Tidak memiliki catatan kriminalitas.
– Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit.

Selain itu, terdapat ketentuan nilai akademik yang berbeda berdasarkan tahun kelulusan. Bagi lulusan tahun 2021 dan 2022, wajib memiliki nilai rata-rata rapor minimal 70. Sedangkan untuk lulusan tahun 2023 hingga 2026, nilai rata-rata rapor minimal 75.

Khusus bagi lulusan tahun 2026 yang masih menunggu ijazah, diperbolehkan mendaftar dengan melampirkan Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah yang bersangkutan.

Tata Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan melalui website resmi: https://ad.rekrutmen-tni.mil.id. Calon peserta diminta untuk mengisi formulir pendaftaran, mencetak dokumen, dan melakukan validasi data di Ajendam/Ajennrem terdekat sesuai wilayah masing-masing.

Jika mengalami kendala teknis, peserta dapat menghubungi call center di nomor 0822-9878-1950.

Gratis dan Anti Pungli

Panitia Pusat menegaskan bahwa selama proses penerimaan berlangsung, calon peserta tidak dipungut biaya apapun. Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia dan meminta sejumlah uang dengan janji bisa meloloskan pendaftar.

“Jika ada yang mengatasnamakan panitia untuk meminta transfer uang, itu sudah pasti penipuan. Segera laporkan ke panitia terdekat,” demikian panitia dalam rilisnya.