PEKANBARU, TintaKitaNews.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XIX Tuanku Tambusai menggenjot tahap awal pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda melalui peningkatan kapasitas produksi komponen utama di Bengkel Pemeliharaan Alat Peralatan (Denpal) XIX/1 Pekanbaru, Jumat (1/5/2026).

Kepala Bagian Operasi menyampaikan, dalam satu hari kerja tim teknis berhasil menyelesaikan pembuatan 28 batang drat baut besi beton ukuran 16 milimeter sebagai penyangga utama. Selain itu, diproduksi pula 29 unit pengikat penyangga atas dan 31 unit penyangga kabel utama. Seluruh komponen tersebut selanjutnya melalui proses pengelasan terstandar untuk menjamin ketahanan struktur.

Di lokasi pekerjaan, personel dikerahkan dengan pola kerja terkoordinasi dan berpedoman pada kaidah teknik ketat. Setiap tahap pengerjaan diawasi secara langsung guna memastikan kualitas konstruksi dan keamanan tenaga kerja.

Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, menyatakan akselerasi pembangunan ini merupakan wujud nyata dukungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat terhadap pengembangan konektivitas wilayah.

“Kami tidak hanya mengutamakan kecepatan penyelesaian, tetapi mutu konstruksi tetap menjadi prioritas utama. Pembangunan ini adalah bukti kehadiran TNI dalam memajukan kesejahteraan rakyat,” tegas Pangdam.

Menurut rencana strategis, Jembatan Gantung Perintis Garuda nantinya akan menghubungkan wilayah terisolir sehingga akses perjalanan menjadi lebih singkat. Keberadaan prasarana tersebut diproyeksikan mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan antarwilayah.

Hingga pelaporan berita, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pencapaian hasil produksi dalam waktu singkat menjadi indikasi kemajuan signifikan pada tahap persiapan pembangunan.

Kodam XIX Tuanku Tambusai menegaskan akan terus mengawal seluruh proses pembangunan hingga tahap penyerahan akhir. Komitmen profesionalisme dan ketelitian diterapkan di setiap tahap sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.