LEBAK – Ajang Kompetisi Turnamen Sepak Bola se-Banten di Tingkat Sekolah Dasar yang akan digelar besok tanggal 24 sampai dengan 25 Februari 2024 di Stadion Ona, Kecamatan Rangkasbitung dikeluhkan Panitia pelaksana. Keluhan tersebut berupa biaya pelaksanaan turnamen yang di bebankan seluruhnya kepada Panitia Pelaksana.
“Biaya pelaksanaan turnamen yang di bebankan kepada Panitia Pelaksana tersebut diantaranya pengecatan tiang gawang, jaring gawang, cat, pemerataan lapangan dan lain lain. Bahkan sponsor pun dari panitia semuanya,” kata Rafik Perwakilan Panitia Pelaksana SSB Bina Mukti. Jum’at (22/2).
Menurut Rafik, seharusnya Pemkab Lebak merasa bangga karena bisa menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan turnamen sepak Bola tingkat sekolah dasar se-Banten ini, namun malah sebaliknya seperti terkesan cuek dan masa bodo, padahal kata dia, Turnamen Sepak Bola ini merupakan hajat bersama.
“Miris ya, Pemerintahnya sendiri seperti tidak mendukung, cuek cuek saja. Kami coba komunikasi dengan baik, tapi tidak di tanggapi aneh ya. Pemkab Lebak khususnya Dispora Lebak terkesan acuh tanpa peduli sedikitpun padahal untuk kepentingan bersama menjaga nama baik daerah agar ikut bersama berpartisipasi mensukseskan kegiatan,” ujarnya.
Bahkan, lanjut Rafik, melihat keadaan lapangan stadion saat ini saja dengan kondisi rumput yang sudah tinggi dan tanah retak retak hancur, pihak orang tua terpaksa membiayai sendiri untuk merapihkan.
“Kita ratakan rumput dan tanah dengan menyewa mesin stum itu biaya seadanya dari para orang tua siswa agar saat bertanding anak anak nyaman. Selama ini biaya perawatannya Kemana ya,” ujarnya.
Rafik meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak untuk bekerjasama mensukseskan pelaksanaan turnamen yang akan didatangi oleh tamu dari daerah lain.
“Suksesnya nya pelaksanaan Perfect nya Pemerintah,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lebak, Asep Komar mengaku Pemerintah Kabupaten Lebak sudah memberikan dukungan supportnya untuk mensukseskan kegiatan dengan memfasilitasi Stadion Ona untuk di gunakan turnamen Lomba secara gratis.
“Pemkab Lebak melalui Dispora mempersilahkan menggunakan Stadion yang akan di pakai untuk Turnamen, itu merupakan bentuk dukungan kepada anak bangsa dari Pemkab Lebak. Kalau bayar sehari kan Rp 4 juta, ini kita gratiskan untuk mensupport anak anak bangsa,” singkatnya saat di hubungi via telepon selulernya.

Tinggalkan Balasan