KEDIRI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur melalui seksi kegiatan kerja melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi WBP di dalam Lapas terkait program pembudidayaan bibit tanaman hias, Kamis (18/4/2024).
Bertempat di taman blok hunian dan sarana asimilasi edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA kediri, kegiatan budidaya atau pembibitan tanaman hias dilakukan guna memberi pelatihan kemandirian bagi WBP dan program pembinaan ini ditinjau langsung oleh Plt. Kepala Lapas Kelas IIA Kediri Budi Ruswanto.
Denie Kamiswara selaku kepala seksi kegiatan kerja Lapas Kediri mengatakan, tujuan diadakannya pembinaan kemandirian dalam hal ini budidaya tanaman hias.
“Sangat bagus guna menambah variasi pembinaan di dalam Lapas sekaligus menambah jumlah WBP yang dikaryakan untuk mendapatkan hak pembinaan di dalam Lapas,” katanya.
Sementara itu Plt. Kalapas Kediri Budi Ruswanto menambahkan bahwa hal ini sudah menjadi kewajiban Lapas untuk memberikan pembinaan kepada warga binaan. Ia juga menilai program budidaya tanaman hias yang dilaksanakan beserta jajaran seksi kegiatan kerja ini mampu menyerap banyak Warga Binaan untuk dapat merasakan atau mendapatkan hak pembinaan di dalam Lapas.
“Menurut kami merawat tanaman mampu menjadi pembinaan psikis dan mental bagi warga binaan dalam meluapkan ekspresi dan mengontrol emosi serta kesabaran mereka,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Budi, program budidaya dan pembibitan tanaman hias berupa bunga ini nantinya bila sudah mendapat output yang bagus, hasilnya pun akan digunakan di taman-taman blok Hunian Lapas.
“Supaya nanti lingkungan terlihat asri, segar dan rapi,” tambahnya.
Lebih lanjut Budi mengungkapkan, kegiatan ini sesuai dengan arahan Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono, bahwa penyelenggaraan pembinaan kemandirian didalam Lapas bertujuan untuk mengoptimalkan seluruh kemampuan warga binaan dan membuka peluang partisipasi serta edukasi bagi warga binaan lain.
“Sehingga dengan seperti ini bisa terbangun produk pembinaan kemandirian yang menghasilkan citra positif sistem pemasyarakatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan