LEBAK – Merasa terancam, Ahmad warga Kampung Panyandungan, Desa Binong Kecamatan Maja melaporkan PD ke Polsek Sajira. Selasa, (12/4/2024). Menurut pengakuan Ahmad, kejadian berawal dirinya meminjam uang sebesar Rp2 juta kepada PD untuk keperluan belanja pemasangan Baja Ringan proyek yang dikelolanya.
“Awal mulanya saya meminjam uang kepada Kak Pudin sebesar Rp2 juta untuk keperluan belanja baja ringan proyek pekerjaan jasa pemasangan di Kp Kubang, Desa Bungurmekar, Kecamatan Sajira,” kata Ahmad usai membuat laporan di Polsek Sajira.
Dia juga mengaku telah berjanji kepada PD dalam kurun waktu 4 hari, uang yang dipinjamnya tersebut akan dikembalikan olehnya. Namun, karena ada problem teknis pembayaran sehingga janji tersebut di undur.
“Sudah 4 hari belum dibayar karena memang pekerjaan pemasangan baja ringannya juga belum dibayarkan. Nah dari situlah Kak Pudin marah besar kepada saya dan mengancam dengan mengeluarkan kata-kata binatang kepada saya,” imbuhnya.
“Terus Kak Pudin mengatakan Heh Ahmad kamu dimana, kamu mau jadi jawara sama saya, dimana kamu Ahmad b**i. Sini saya tembak kamu kebetulan senjata api saya masih ada sisa 3 peluru,” tambahnya.
Bahkan sebelumnya, lanjut Ahmad, dirinya sudah memohon dan memberi penjelasan kepada PD agar memberikan waktu ketika mendatangi rumah dan menelpon orang tuanya. Tapi PD malah mengancam mau menembak.
“Saya bicara ke Kak Pudin Demi Allah saya tidak ada bermaksud menipu janji saya 4 hari, karena memang meleset dari sananya, ini saja saya juga masih menunggu pembayaran pemasangan baja ringan itu. Saya juga minta waktu ke Kak Pudin tolong berikan satu minggu lagi untuk melunasi, jangan ancam saya. Ini saya harus gimana mau cari uang untuk membayar ke Kak Pudin kalau saya diancam, saya pun jadi takut keluarnya rumah untuk ikhtiar karena saya takut dibunuh sama Kak Pudin. Lah kamu (Ahmad,-red) dimana kamu sekarang, Sini kamu datang ke tempat saya Mo***T. Kak Pudin sudah tidak memanusiakan saya,” katanya menceritakan.
Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan dengan adanya pengancaman dari PD membuat dia semakin ketakutan dan berinisiatif melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Sajira, Polres Lebak.
“Akhirnya dengan terpaksa saya melapor kepada pihak kepolisian Polsek Sajira hari ini tanggal 12 April tepatnya pukul 23:18 WIB karena saya sudah merasa terancam,” tandasnya.
Sebelum berita ini di muat awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak.

Tinggalkan Balasan