GOWA – Dilansir dari Faktual.net, Dua orang Warga Dusun Barua Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Saiful dan Sulaiman kini telah dipulangkan kerumahnya setelah 1X24 jam di periksa Posko Jatanras, Rabu 1 Mei 2024.
Diketahui sebelumnya kedua Warga Desa Paranglompoa tersebut diamankan oleh Satreskrim Polsek Bungaya Di Back Up oleh Tim Jatanras Polres Gowa pada hari Senin 29 April 2024 karena kedua Warga tersebut sempat dicurigai sebagai otak dari maraknya kasus pencurian Ternak berupa sapi di Wilayah Hukum Polsek Bungaya.
Saat melakukan konfirmasi Ke Posko Jatanras Polres Gowa perihal penangkapan kedua warga Desa Paranglompoa tersebut kepada salah satu anggota, Semalam kedua orang tersebut sudah di jemput oleh Kanit Reskrim Polsek Bungaya.
“Kedua orang tersebut telah dikembalikan ke Polsek Bungaya dan semalam telah dijemput oleh Kanit Reskrim Polsek Bungaya,” kata anggota Jatanras dengan Singkat.
Kanit Reskrim Polsek Bungaya Aiptu Syaharuddin saat di konfirmasi terkait pemulangan kedua warga yang sempat di amankan mengatakan, dirinya baru saja pulang mengantar dua orang tersebut.
“Kedua orang tersebut telah saya antar kerumahnya, yang kemarin diamankan, ini saya baru sampai. Untuk saat ini belum di temukan bukti permulaan yang cukup namun bukan berarti kami berhenti sampai disini tetap kami kembangkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Bungaya.
Sementara itu, Kapolsek Bungaya Iptu Umar saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif ternyata tidak cukup bukti untuk dijadikan tersangka jadi untuk sementara dikembalikan.
“Sambil dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kedua orang tersebut kami pulangkan karena tidak ada unsur atau bukti bahwa mereka sebagai pelaku,” katanya.
“Jadi kedua orang tersebut rencana kami mau sama-sama dengan pak Kanit untuk mengantar ke atas. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan kami belum bisa memastikan kalau mereka itu sebagai pelaku,” sambungnya.
“Karena belum ada saksi yang kuat jadi kita tidak bisa mengambil tindakan atau upaya paksa, tetapi kami tetap akan melakukan penyelidikan sambil mencari bukti ditempat lain,” tandasnya.
Sebelum berita ini di muat awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Tinggalkan Balasan