DENPASAR – Akhir-akhir ini masyarakat atau publik selalu di suguhi intrik-intrik politik pada sidang sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), baik para pakar hukum pidana, perdata dan pakar hukum tata Negara, semua saling adu argumen.

Lain hal dengan sosok satu ini, beliau seorang praktisi hukum, putra asli Bali, kelahiran Kabupaten Klungkung. Kehadirannya di publik sudah pasti tidak asing lagi, sosok yang separuh dalam hidupnya di curahkan dalam dunia hukum. Salah satu kasus yang pernah dia tangani adalah PK Amrozi cs kasus bom Bali.

Pria kelahiran Klungkung, 29 Desember 1951 ini adalah lulusan hukum fakultas Udayana yakni fakultas terkemuka di-Bali. Beliau lulus menyelesaikan pendidikan tahun 1982.

Pada masa itu, pemerintah membuka pendaftaran calon Hakim pada tahun yang sama 1982, Ida Bagus Putu Madeg adalah salah satu yang lolos dalam testing tersebut hingga mendapatkan tugas pertamanya di Denpasar sebagai calon Hakim.

Pada tahun 1984 Ida Bagus Putu Madeg resmi menyandang gelar sebagai Hakim, dan mendapat penempatan tugas di Ruteng, Flores dan tahun 1989, mendapat tugas sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Selong Nusa Tenggara Barat.

Menurut pepatah orang bijak, kalau sudah jodoh tidakkan lari kemana. Akhirnya pada tahun 1995 Ida Bagus Putu Madeg serasa pulang kampung, ditunjuk sebagai Hakim di pengadilan Negeri Tabanan Bali. Tugas yang diemban itu hingga tahun 1999 dan menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri.

Sebagai Hakim berprestasi dan berdedikasi tinggi, pada tahun 2000 departemen kehakiman merekrut Hakim-Hakim daerah untuk ditempatkan di Jakarta. Ida Bagus Putu Madeg salah satunya yang terpilih dan menjalani karir sebagai hakim Nasional, beliau juga berkolaborasi dengan praktisi hukum papan atas salah satunya Prof Yusril Ihza Mahendra yang pada waktu itu menjabat sebagai Kemenkumham dan saat ini sebagai Tim Ketua Hukum 02 dalam gugatan pilpres 2024 di MK. Diketahui, saat ini Yusril juga menjabat sebagai ketua Partai Bulan Bintang (PBB).

Pria yang dikenal Hamble selalu bersinergi dengan masyarakat luas, aktif di kegiatan sosial dan selalu berfikir positif, Tuaji Putu Madeg masyarakat meyebutnya. Iya, Ida Bagus Putu Madeg SH.,MH.

Selain aktif menekuni hukum, beliau terdaftar sebagai anggota Partai Gerindra, pada pergelaran pemilu 2024 yang lalu, Ida Bagus Putu Madeg SH.,MH juga mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI mewakili dapil Bali. Ia memiliki basis suara diseluruh Bali dengan sistem pendekatan kelompok masyarakat/ keagamaan, “Dadia”, Serta dukungan dari beberapa relawan pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran, salah satunya relawan Nak Bali, yang anggotanya tersebar keseluruh 8 Kabupaten di Provinsi Bali.

Sebagai seorang aktivis hukum Ida Bagus Putu Madeg SH.,MH, selalu memberi edukasi kepada masyarakat terkait pemahamam soal hukum, serta selalu bersinergi dengan penegakan hukum pada pemilu 2024 yang lalu, guna menghindari pelanggaran-pelanggaran hukum yang bisa menimbulkan kegaduhan.

Ida Bagus Putu Madeg SH,MH, Aktivis hukum, sekaligus pendukung Prabowo-Gibran berada digaris terdepan dalam hal penegakan hukum. Bahwasanya, *Hukum adalah sebagai aturan yang mengikat dan wajib untuk ditaati, tetapi bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Sebaliknya,jika dijalankan dengan akal sehat, maka hukum lebih dapat kita lihat sebagai sebuah seni dalam menuju sebuah nilai-nilai kebenaran dan keadilan,* kata Ida Bagus Putu Madeg menegaskan.

Menyoroti Pemilu tahun 2024, Ida Bagus Putu Madeg SH,MH menilai, masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan. “Pada Pilpres 2024 yang lalu, Bali mutlak dimenangkan Prabowo -Gibran hampir menyentuh angka 57%,” tegasnya.

Sorotan publik saat ini fokus kepada sidang MK karena gugatan hasil Pilpres yang masih belum bisa diterima oleh pasangan No 01 dan 03. Ida Bagus Putu Madeg SH.,MH., turut hadir dalam gugatan yang dilayangkan pasangan 01 dan 03 .

Kehadiran tim kampanye daerah (TKD) tim pemenangan daerah Prabowo -Gibran, Ida Bagus Putu Madeg sebagai bentuk support dan dukungan kepada Tim hukum 02 yang didalamnya diisi tokoh-tokoh praktisi hukum kelas Wahid, diantaranya Yusril Ihza Mahendra, Hotman Paris Hutapea, Oce Kaligis, Otto Hasibuan dan lain-lain.

Ida Bagus juga berpandangan bahwa kemenangan Prabowo-Gibran sebagai awal kekuatan Indonesia di kancah perpolitikan dunia. Dia yakin bahwa kedepan dengan dilantiknya Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan wakil Presiden, itulah awal kemenagan rakyat dalam ikut menentukan perjalanan menuju Indonesia Emas tahun 2045 .

Mengenai sumbangsih nya kepada Nusa dàn Bangsa, lelaki yang masih tampak muda tersebut selalu mencurahkan tenaga, pikiran dan kemampuannya dengan mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dapil Bali, pada pagelaran pemilu 2024 yàng lalu.

“Bukan sekedar hasil yang ingin saya inginkan, tetapi proses berpolitik yang santun dan bermartabat di Republik ini, yang saya coba terapkan baik kepada teman-teman sesama partai Gerindra dimana saya bernaung ataupun dari pihak-pihak partai politik yang lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menyinggung soal hasil Pilpres 2024 yang dimenangkan pasangan Prabowo-Gibran, dia hanya berharap agar Republik ini dipimpin oleh pemimpin yang berjiwa Patriot, Nasionalis dan Pancasilais.

“Hari ini harapan saya telah terjawab, Prabowo Subianto -Gibran Raka Buming Raka pada tgl 20 Maret ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang Pilpres 2024. Pemimpin yang layak dan pantas memimpin Indonesia, karena dia lah pemimpin yang bijak, tegas, tidak koruptif dan konsisten,” ungkapnya.

Sebagai putra terbaik dari Bali yang dilahirkan sebagai pratisi hukum, sudah selayaknya Ida Bagus Putu Madeg SH.,MH mendapat tempat atau setidaknya diberikan kepercayaan oleh koalisi Indonesia maju sebagai benteng hukum. Menilik sila pertama dari Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa , dan Bhineka Tunggal Ika walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

“Bertepatan dengan hari raya Idul Fitri saya ucapkan,” MINAL AIDIN WAL FAIDZIN,” mohon maaf lahir dan batin. Semoga kesehatan disertai umur panjang, saya akan selalu tetap comit dan tulus menyumbangkan tenaga dan pikiran, membantu pengabdian bersama Bpk Prabowo Subianto Presiden terpilih untuk Bangsa dan Negara,” pungkasnya.