SEMARANG – Melihat kemampuan yang dimiliki Akbar Rido Hartono, dedikasi dan prestasinya di berbagai cabang olahraga (cabor) beladiri yang dikuasainya, Semarang Fighting Community Bolo Sewu memberikan penghargaan khusus.

Komunitas olahraga yang beralamat di Banyumanik Semarang ini mengakui Akbar Ridho Hartono sebagai anak yang memiliki multitalenta. Hal itu diungkapkan langsung oleh Sabeum Trissyono S. atas nama pribadi dan Keluarga Besar Semarang Fighting Community Bolo Sewu.

Sabeum Trissyono menyatakan atas nama pribadi dan Keluarga Besar Semarang Fighting Community Bolo Sewu, memberikan rekomendasi kepada ananda Akbar Ridho Hartono dari Sasana Guntur Geni Kota Magelang sebagai anak multitalenta. Diakui, Akbar menguasai berbagai macam teknik beladiri, memiliki segudang berprestasi, dan memiliki pribadi yang sangat religius.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengangkat Ananda Akbar sebagai murid sekaligus anggota Keluarga Besar Semarang Fighting Community Bolo Sewu. Pernyataan ini saya sampaikan dengan tulus dan ikhlas. Semoga ananda Akbar tetap istiqomah dan terus berkarya dalam pengabdian kepada Nusa dan Bangsa. Salam olahraga!,” ucap Trissyono.

Penghargaan yang diterima Akbar Ridho Hartono dari Jepara dan Semarang ini menambah kepercayaan dan pengakuan dirinya dari pihak pecinta olahraga di Tanah Air. Siswa Kelas VII G SMP Negeri 1 Kota Magelang ini selain menjadi atlet olahraga beladiri, juga sebagai Pelatih di Sasana Guntur Geni Kota Magelang.

Sebelumnya, siangnya di Gelora Bumi Kartini Kabupaten Jepara, Akbar juga menerima penghargaan dari cabor Muatyhai penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Harno. Kemudian dari cabor Kickboxing diterima dari Pelatih Fahrudin, dan penghargaan dari cabor TBI (Tarung Bebas Indonesia) diterima dari Ketua TBI Jepara Indra Setiawan.

Diketahui sebelumnya, pada hari Minggu (17/09/2023) lalu, Akbar juga menerima penghargaan dari 5 cabor berbeda dari 5 perguruan berbeda. Yaitu dari Griya Gaman Purbalingga, kemudian penghargaan cabor Kickboxing dan Muaythai Kabupaten Cilacap, yang diterima langsung oleh Akbar di Sasana Alap-Alap Boxing Camp,

Penghargaan ketiga diterima Akbar berupa pengakuan eksklusif (Exclusive Recognition Award) sebagai Pelatih Beladiri Kungfu Profesional Termuda Se-Indonesia, dari Brahma Guru Henri Hendarto, Pluit, Jakarta Utara. Diketahui Brahma Guru Henri Hendarto adalah pendiri Seni Tarung Kenki.

Kemudian di Jakarta itu, Akbar juga menerima penghargaan keempat cabor Jujitsu diterima dari Shihan Ben Haryo, Pengurus Master Jujitsu Indonesia. Kelima penghargaan cabor Kungfu Wingchun dari Shifu Odi Purwanto, yang merupakan Dewan Guru dan Pemateri pada acara-acara seminar beladiri di wilayah Indonesia.