PEKANBARU, TintaKitaNews.com – Kodam XIX Tuanku Tambusai resmi memulai tahapan validasi penerimaan Calon Bintara (Caba) Kowad Tahun Anggaran 2026 di markas komando daerah militer setempat, mulai 7 Mei 2026. Hingga hari pertama pelaksanaan, sebanyak 232 peserta telah menyelesaikan proses verifikasi administrasi dari total 406 pendaftar yang tercatat mendaftar secara daring di wilayah pengamanan Kodam XIX/TT.

Berdasarkan data yang dihimpun panitia seleksi, wilayah Korem 031/Wira Bima mencatatkan 204 peserta telah tervalidasi dari 331 pendaftar daring. Sementara itu, di wilayah Korem 033/Wira Pratama, tercatat 28 peserta telah menyelesaikan tahap yang sama dari total 75 orang yang mendaftar lewat sistem online.

Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, SAP, MM, CHRMP, menegaskan seluruh rangkaian penerimaan ini dilaksanakan dengan prinsip keterbukaan, objektivitas, dan akuntabilitas. Pihaknya juga menjamin tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun di setiap tahapan seleksi.

“Seluruh proses berjalan transparan, dapat dipantau, dan tidak ada biaya sepeser pun yang dibebankan kepada calon peserta. Kami pastikan seleksi murni berdasarkan kemampuan dan kelayakan masing-masing pendaftar,” tegas Mayjen Agus, Jumat (8/5/2026).

Pendaftaran secara daring sendiri telah dibuka sejak 27 April 2026 lalu. Secara jadwal resmi, tahapan validasi ini direncanakan berlangsung hingga 16 Mei 2026 mendatang. Namun, panitia menyediakan kebijakan penutupan lebih awal apabila kuota penerimaan yang ditetapkan telah terpenuhi sepenuhnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mayor (K) Caj Juni Herawati Nasution saat memberikan keterangan di lokasi pelaksanaan. Menurutnya, prioritas utama adalah memastikan kelancaran dan ketertiban proses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Validasi berjalan sesuai jadwal hingga 16 Mei 2026. Namun apabila kuota pendaftaran sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan ditutup lebih awal demi efektivitas seleksi selanjutnya,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, para calon peserta datang sejak pagi hari dengan membawa berkas bukti pendaftaran daring untuk diperiksa dan diverifikasi oleh tim panitia. Setelah berkas dinyatakan lengkap dan sah, peserta menjalani serangkaian pemeriksaan awal, mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, penomoran urutan, hingga validasi administrasi akhir.

Setelah tahap validasi selesai, seluruh peserta akan dikelompokkan ke dalam beberapa gelombang untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan dan pengujian atau rik uji. Tahapan ini meliputi pengecekan ulang administrasi lengkap, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, uji kemampuan jasmani, hingga pendataan rekam identitas yang nantinya akan dikirimkan ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Perlu diketahui, Kodam XIX Tuanku Tambusai hanya berwenang melaksanakan seleksi hingga tahap rik uji tingkat daerah. Peserta yang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat pada tingkat daerah selanjutnya akan maju mengikuti seleksi tingkat pusat yang diselenggarakan oleh Panitia Pusat (Panpus) penerimaan TNI AD.

Antusiasme generasi muda perempuan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau terlihat sangat tinggi. Sejak pagi, ratusan calon peserta telah mengantre dengan tertib, menunjukkan minat besar generasi muda untuk mengabdi kepada negara melalui jalur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, khususnya Korps Wanita Angkatan Darat.