LEBAK, TintaKitaNews.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tinawati Andra Soni menegaskan bahwa fase terpenting dalam mendidik anak dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran vital dalam membangun motivasi dan kepercayaan diri anak agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Hal tersebut disampaikan Tinawati dalam kegiatan PKK Mengajar di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02 Kabupaten Lebak, Jalan Siliwangi, Pasir Ona, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (7/5/2026).

“Kita harus mempersiapkan anak-anak kita untuk mandiri dan memiliki rasa percaya diri. Bagaimana kita bisa memotivasi anak-anak kita agar mandiri,” ujar Tinawati.

Tinawati juga mengingatkan para orang tua untuk tidak mudah berputus asa dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, peran ayah dan ibu sangat krusial dalam memberikan pengawasan agar anak terhindar dari perundungan atau bullying.

“Bapak dan ibu sekalian sebagai orang tua yang luar biasa. Jangan berputus asa. Ini harus dimulai dari anak-anak kita sendiri. Khususnya ayah dan ibu, kedua orang tua harus maksimal dalam mendampingi,” tuturnya.

Melalui program PKK Mengajar, pihaknya ingin berbagi pengalaman mengenai pentingnya pendidikan di rumah. Tinawati juga mengajak seluruh kader PKK untuk turut serta memberikan edukasi penunjang pendidikan yang berbasis keluarga.

“Harapan kami adalah, tidak ada lagi anak-anak di Provinsi Banten yang tidak mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Assidiqi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran Tinawati dinilai mampu memberikan semangat baru bagi orang tua dan guru di wilayah Lebak.

“PKK Mengajar hadir memberikan motivasi kepada orang tua untuk terus membimbing anaknya. Tadi kita lihat, anak-anak tadi sangat luar biasa dalam menunjukkan keahlian dan kebiasaannya,” ujar Belia.

Di tempat yang sama, Kepala SKh Negeri 02 Kabupaten Lebak, Achmad Farid, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia melaporkan bahwa sekolah yang berdiri sejak 2004 ini saat ini menampung total 183 siswa yang didampingi oleh para guru.

“Kunjungan ini memberi semangat kepada para orang tua dan guru dalam mendampingi anak-anak,” tambah Farid.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa mulai dari menyanyi hingga fashion show. Tinawati juga terlihat antusias menyaksikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tinawati pun menyerahkan sejumlah bantuan kepada sekolah, meliputi kursi roda, tas untuk siswa, serta tempat sampah. Ia juga meninjau berbagai kegiatan praktik siswa, mulai dari tata boga, kerajinan tangan, hingga memotong kain sesuai pola baju.