SAJIRA – Tradisi pawai obor di Indonesia identik dengan perayaan yang penuh dengan semangat dan keindahan. Pawai obor seringkali dilakukan ketika menghadapi momen spesial, seperti halnya perayaan Kemerdekaan atau malam tahun baru Hijriyah.

Bulan Muharram merupakan hari yang istimewa bagi umat islam, maka tak heran apabila masyarakat dari berbagai daerah ikut serta merayakan tahun baru Islam dengan berbagai tradisi masing-masing, seperti halnya Warga Kampung Kayumanis, Desa Sajira, Kecamatan Sajira Lebak, Provinsi Banten pada Sabtu 6 Juli 2024 malam yang diinisiasi oleh DKM Al-Barokah.

Warga Kampung Kayumanis berbondong-bondong mengikuti pawai obor sambil Bershalawat memeriahkan dan menyambut Tahun Baru Islam 1445 H Tahun 2024.

Kegiatan pawai diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa dan perkumpulan pengajian di Kampung Kayumanis. Mereka berkumpul di lapangan Badminton Sangkuriang di samping Mushola Al Barokah sebelum Ba’da Maghrib.

Kemudian, usai kegiatan pawai obor, dilanjutkan pembacaan Do’a Istighosah yang di Pimpin Tokoh Agama K.H.Muhaemin selaku kasepuhan Kampung Kayumanis.

Dalam sambutannya, Ustad Tajudin selaku Tokoh Masyarkat Kampung Kayumanis menyampaikan bahwa, Pawai obor ini merupakan momentum untuk ajang silaturahmi antar masyarakat Kampung Kayumanis serta mencetak agar masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik.

Adapun, tujuan dilaksanakannya kegiatan pawai obor diharapkan terjalinnya silaturahmi antar masyarakat serta menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial antar masyarakat.

Dari pantauan tintakitanews.com kegiatan berjalan lancar dan kondusif.