SERANG – Galian C yang berada di blok batu numpuk Jalan lintas Cikande-Rangkasbitung (Cirabit) KM 16,5 Desa Nanggung,  Kecamatan Kopo, kini dikeluhkan Masyarakat khususnya pengguna jalan.

Sebelumnya, Galian C dikawasan tersebut juga banyak disoal aktivis dan pegiat sosial. Kini sorotan juga datang dari Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Jawilan.

Ketua Pemuda Pancasila PAC Jawilan, Dede menilai para pelaku usaha di kawasan Cirabit tidak memperhatikan keselamatan masyarakat pengguna jalan dengan membiarkan ceceran tanah yang berjatuhan di tengah jalan.

“Kami berharap pelaku usaha agar bisa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Silahkan usaha tapi tolong perhatikan juga keselamatan pengguna jalan, jangan hanya meraup keuntungan pribadi tapi lalai terhadap keselamatan orang,” tegas Dede yang dimintai tanggapan tidak jauh dari lokasi. Selasa, (2/7/2024).

Selanjutnya dia juga meminta kepada Dinas terkait dan APH agar bisa tegas menyikapi permasalahan ini, pihaknya selaku sosial kontrol akan mengambil sikap tegas apabila pelaku usaha abai dan lalai terhadap keselamatan pengguna jalan.

“Untuk itu, Kami, akan melayangkan surat kepada dinas-dinas terkait dan APH,” tandasnya.

Sementara itu, Umdaya Ketua AMJ (Awak Media Jawilan) meminta kepada APH untuk bersikap tegas kepada pengusaha yang beroperasi tanpa mengantongi izin.

“Tindak tanpa tebang pilih, saya selaku ketua Awak Media Jawilan meminta kepada APH agar bersikap tegas dan mengkroscek perizinan Galian C dan  Kami siap mengawal proses-proses investigasi dari pihak APH,” tegas Pria yang kerap disapa Enday.

Disisi lain, Oji pengguna jalan ketika dikonfirmasi merasa tidak nyaman dan khawatir dengan banyaknya ceceran tanah yang berjatuhan ditengah jalan.

“Tidak nyaman Pak, Debunya sangat menganggu kosentrasi apalagi saat saya membawa motor apalagi dengan kondisi hujan, jadi takut juga saya mau lewat jalan sini, licin seperti kemarin jalan warnanya berubah jadi merah kalau terpeleset bahaya sekali,” katanya.