LEBAK, TintaKitaNews.com – Menyusul kemajuan pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah mencapai 80 % di wilayah Citorek, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke‑130 Kodim 0603/Lebak kini menggenjot pengerjaan jalan penghubung Citorek‑Cibedug untuk mengatasi kendala akses yang selama ini menghambat mobilitas warga dan pengiriman bahan bangunan.

Pembangunan jalur ini dilaksanakan dengan semangat gotong‑royong antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat sekitar, sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI‑rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

Babinsa Koramil 0315/Bayah Serka Rianto menjelaskan bahwa perbaikan akses ini menjadi prioritas utama agar seluruh program pembangunan yang sedang berjalan dapat selesai sesuai jadwal sebelum penutupan TMMD‑130.

“Pembangunan jalan Citorek‑Cibedug ini merupakan salah satu upaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami bersama Satgas TMMD dan warga terus bekerja secara gotong royong agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Senin (2/11/2026).

Sejak tahap awal pengerjaan, warga turut berperan aktif menyiapkan lokasi pekerjaan, mengangkut material batu dan pasir, serta membantu kelancaran pekerjaan setiap hari. Semangat kebersamaan yang sudah terjalin saat pembangunan Rutilahu terus dipertahankan untuk menyelesaikan proyek jalan ini.

Nantinya, dengan berfungsinya jalan penghubung tersebut, mobilitas warga ke pusat pemukiman dan layanan umum akan semakin lancar, serta aktivitas perdagangan dan perekonomian warga Citorek dan Cibedug diprediksi akan meningkat signifikan.

Satgas TMMD‑130 menegaskan seluruh target pembangunan fisik, baik Rutilahu maupun infrastruktur jalan, akan terus dikejar agar selesai sebelum upacara penutupan program. Rangkaian kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang sekaligus memperkokoh hubungan erat antara TNI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Lebak.***