MEDAN, TintaKitaNews.com — Punguan Opung Datu Ronggur Diaji Pakpahan wilayah Kota Medan dan sekitarnya resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 dalam acara Partangiangan sekaligus Periodisasi yang berlangsung di Wisma HKBP Huria GG Sado, Jalan Sering Nomor 14, Medan, Sabtu (15/8/2026).

Kepengurusan yang dilantik dipimpin oleh St. Ir. Saut M. Pakpahan, M.M. sebagai Ketua, didampingi Dimpos TP Pakpahan, ST., S.H., M.H. sebagai Sekretaris dan Robert Marpaung sebagai Bendahara.

Ketua terpilih menyampaikan tiga prioritas utama kepengurusan ke depan: memperkuat persaudaraan seluruh pomparan, melestarikan tutur marga melalui pembinaan generasi muda, serta menata legalitas organisasi dengan mendaftarkan perkumpulan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Kami mengajak seluruh pomparan untuk bergabung. Dengan kebersamaan dan kesatuan hati, kita perkuat pondasi punguan ini. Marilah kita ajarkan kepada anak-anak kita tentang tutur marga,” ujar Saut dalam sambutannya.

Sekretaris terpilih Dimpos TP Pakpahan menegaskan punguan harus menjadi wadah yang menyatukan seluruh pomparan, baik dalam suka maupun duka. Bendahara Robert Marpaung menambahkan keberadaan punguan menjadi sarana penting agar generasi muda tetap mengenal asal-usul dan sejarah marganya.

Penasehat yang mewakili unsur Boru, Bere, dan Ibebere, Pnt. M. Sormin, S.E., M.M., serta Ketua Pakpahan Hutanamora Kota Medan, Ir. N. Pakpahan, turut menyampaikan apresiasi dan harapan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kekompakan antar-generasi.

Acara dibuka dengan ibadah yang dipimpin Pdt. F. Sinaga, S.Th., dengan tema diambil dari Mazmur 133:1b tentang kerukunan dan kebersamaan. Kegiatan dihadiri perwakilan Pomparan Opung Diha Raja, Pomparan Raja Momak, dan Pomparan Martuling Haji, serta ditutup dengan acara kebersamaan dan hiburan.