TANJUNG BALAI, TintakitaNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Balai Asahan bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan melaksanakan peluncuran resmi gerai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan pada Selasa (03/03/2026). Kegiatan berlangsung di Lounge Imigrasi dan dimulai pukul 09.30 WIB.

Acara dihadiri oleh Kepala Lapas, Kepala Kantor Imigrasi, serta pejabat eselon IV dan V dari kedua instansi beserta jajaran staf. Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan dari Kepala Seksi Bina Pembinaan dan Pembinaan Keterampilan (Binadik dan Giatja) kepada pimpinan kedua instansi.

Kepala Kantor Imigrasi menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi atas sinergi yang terjalin untuk mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan, Refin Tua Simanullang, menyatakan bahwa gerai ini merupakan bentuk nyata komitmen pemasyarakatan dalam memberikan ruang produktif bagi warga binaan.

“Gerai ini bukan sekadar tempat memajang produk, tetapi menjadi simbol bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat,” ujar Refin.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas menegaskan bahwa seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses pelatihan dan pengawasan secara ketat. “Produk yang ditampilkan adalah hasil karya terbaik warga binaan yang telah dibekali keterampilan. Kami optimis, dengan adanya etalase di Lounge Imigrasi, jangkauan pemasaran akan semakin luas,” jelasnya.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas dan Kepala Kantor Imigrasi. Program ini merupakan tindak lanjut atas Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS_UM01.01.27 tanggal 27 Januari 2026 tentang Fasilitasi Gerai UMKM Hasil Karya Warga Binaan pada Lounge Imigrasi.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan sinergi kuat antarunit dalam mendukung pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.