PEKANBARU – Dua orang penumpang Wing Air tujuan Medan dari Bandara Sutan Syarif Qasim merasa kecewa, karena hanya terlambat 4 ( empat ) menit, tidak dibolehkan naik ke pesawat oleh petugas penjaga pintu dari Maskapai Wing Air. Kamis, (13/4/223).

Rosdiaty menuturkan bahwa sesuai tiketnya yang sudah dibeli secara online dan sudah check in langsung, akhirnya tidak dapat menghadiri acara pemakaman Almarhum Istri Ponakannya di Medan.

” Saya sudah di Bandara, dan saat nama saya dipanggil kita sudah berdiri di depan pintu sembari menunggu anak saya yang lagi mengumpulkan barang setelah melalui proses pemeriksaan. Tetapi oleh petugas pintu yang mengaku bernama Ade dan seorang wanita bagian informasi, saya dan anak saya tidak diperbolehkan lagi masuk pesawat,” terangnya.

Lanjut Rosdiaty, sementara jika pesawat delay, kita (penumpang,-red) tetap sabar menunggu.

” Dan di maskapai lainnya, sering saya melihat penumpang ditunggu sampai datang, walau kadang mau terlambat sampai 20 menit,” ungkapnya.

“Wings Air dan Maskapai lain, apa bedanya dalam melayani konsumen, Maskapai lain memiliki kebijaksanaan yang baik bagi konsumen, sementara Wings Air sepertinya anggota dilapangan kaku dan tidak melindungi konsumennya,” tegasnya.

Ade penjaga pintu masuk Ruang tunggu mengatakan tidak dapat membantu, karena pesawat sudah tutup pintu. Walau hanya telat 4 menit.

” Itu sudah sesuai jam bandara,” jelasnya.

Sementara itu, Supervisor dari Wing Air saat dikonfirmasi mengatakan bahwa,  pihaknya tetap memberi waktu 15 menit untuk segera hadir di ruang tunggu, dan selanjutnya terserah kepada penjaga gate keberangkatan.

” Dan ini telah sesuai dengan kebijkan maskapai Wings Air,” ucap Rizal.

Sebelum berita ini di muat awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.