LEBAK – Kementerian Agama (Kemenag) Lebak – Banten mentargetkan calon jemaah haji (calhaj) pada tahun 2023 sebanyak 500 orang. Hal tersebut disampaikan pada acara penyuluhan manasik haji angkatan ke 10 yang bertempat di ruang Aula Sekretariat PCNU, Kecamatan Kalanganyar, Rabu (9/11/2022) kemarin.
Diketahui, Kemenag Lebak telah
melatih peserta sebanyak 1000 calhaj di Lebak untuk mencapai haji yang mabrur, terhitung sejak angkatan ke 1 hingga ke 10.
Kasubbag Tata Usaha Kementerian
Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak,
Sudirman mengatakan, pada tahun 2022
Kemenag berhasil memberangkatkan
jemaah haji sebanyak 294, kemudian
pada tahun 2023 Kemenag Lebak ingin
meningkatkannya sebesar 50 persen.
Dikutip dari BANPOS, Tahun ini jumlah calhaj mencapai 294, kami ingin meningkatkannya sebanyak 500 orang pada tahun depan.
Semoga saja, karena kuota jemaah yang
akan berangkat belum diketahui berapa yang diizinkan oleh pemerintahan
Arab Saudi,” kata Sudirman kepada
BANPOS di Sekretariat PC NU Lebak.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa kebijakan pemerintahan dan pelayanannya sangat bagus, sehingga terwujudnya pelayanan dan
perlindungan kepada jemaah haji dan
umrah berdasarkan asas keadilan,
transparan, akuntabel dengan prinsip
nirlaba. Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah fisik, dan semua calhaj pasti bertujuan mencapai haji mabrur.
“Salah satu indikator haji yang mabrur yang pertama menebarkan salam,
kedua menjadi orang yang senang berinfak, dan yang ketiga mengutarakan
ucapan yang membuat orang nyaman
dan tenang serta berisi doa,doa, dan
memenuhi syarat,wajib,sunnah dan
rukun hajinya,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris MUI Kabupaten Lebak, Ahmad Hudori menuturkan, kepada para calon jemaah haji niatkan hati yang tulus siapkan fisik
dan mental.
“Dalam beribadah ke tanah suci jemaah perlu meningkatkan kualitas niat
yang baik, karena amal tergantung kepada niatnya,” kata Hudori.
Ia menjelaskan, persiapan dalam melaksanakan ibadah haji yang paling
pokok adalah badan fisik. Menurutnya,
perlu sehat jasmani dan rohani.
“Dengan faktor nisab, nasib, nasab
istiqomah dan tawakal, dua hal yang paling pokok haji dan umrah, tiga cara pelaksanaan haji ifrad ihram haji dulu
baru umrah, qirad antara haji dan
umroh disatukan niatnya, tamattu
umroh baru niat ibadah haji, semoga
calon haji 2023 bisa meraih haji
mabrur,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan