LEBAK – Proyek Strategis Nasional Waduk karian sebagai multifungsi kebermanfaatan yang dibangun oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat, namun sampai saat ini masih menyisakan persoalan pembayaran pembebasan lahan yang belum terselesaikan secara total.

Seperti halnya Warga Kp Nagrok, Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira bernama Acong Sopandi yang memiliki NIB 01167 dan 01168. Ia menyampaikan keluh kesahnya terkait Status Uang Ganti Rugi (UGR) berupa sawah miliknya yang belum mendapatkan kepastian kapan akan dibayarkan oleh Pemerintah melalui pihak BBWSC3 dan LMAN.

Menurut keterangan Acong selaku penerima manfaat, bahwa pada bulan Desember 2022 lalu dirinya sudah mendapatkan surat panggilan pembayaran UGR dari pihak Balai Besar BBWSC 3.

“Saya mengambil uang ganti rugi sawah yang terkena dampak Karian di Bank BNI, sesampainya di Bank dan mengantri lama, waktu itu pihak Bank mengatakan ada kesalahan nama pada berkas saya kemudian dikembalikan untuk diperbaiki terlebih dahulu ke BPN. Namun setelah selesai perbaikan data di BPN, sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut padahal sawah saya sudah mulai terendam oleh Air waduk karian,” kata Acong kepada Awak Media, Kamis (12/12/2024).

“Saya berharap UGR sawah ini segera di bayarkan karena lahannya masuk dalam penlok waduk karian dan sekarang sebagian sawah sudah terendam air dari Waduk Karian,” sambungnya.

Acong mengaku heran padahal sebelumnya dirinya sudah mendapatkan panggilan pembayaran ke bank untuk mengambil haknya tapi seolah hilang tanpa kejelasan, apakah ada faktor kesengajaan atau perlambatan dalam proses pembayarannya, karena kata dia, kebanyakan lahan sudah terendam termasuk fasilitas umum, contohnya pekuburan, lahan sudah mulai terendam namun UGR susah didapat.

“Kami selaku masyarakat awam hanya bisa menunggu tanpa ada penjelasan dari dinas terkait, bagaimana kelanjutan pembayaran UGR lahan maupun fasum dari balai besar. Kami berharap kepada Bapak Presiden ke 8 RI yakni Prabowo Subianto mendengar, meninjau dan menolong semua keluhan masyarakat serta memprioritaskan penuntasan progres Proyek Strategis Nasional waduk karian ini,” tandasnya.

Sebelum berita ini dimuat, Awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.