BANTEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Kecamatan Tunjung Teja berjumlah VI (enam) Zona melaksanakan gladi hari ke 3 menjelang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dari pantauan, latihan rutin ANBK ini di sambut antusias oleh para siswa siswi. Rabu, (19/10/2022).

Gladi yang dilakukan ini tentunya bertujuan untuk menambah kepercayaan diri pada saat melaksanakan ANBK yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Jadi giat mengenal teknologi berbasis pelajaran melalui komputer. Kami senang sekali tentu lebih semangat lagi belajar,” ucapnya serempak saat di tanya awak media.

Aop Komarudin salah satu Proktor zona I kegiatan gladi ANBK mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan kompetensi dan karakter murid dan menumbuhkan kepercayaan diri menghadapi ANBK.

“Tujuannya untuk memberi gambaran tentang karakteristik dan esensial sebuah satuan pendidikan,” ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama Asep Awaludin ketua PGRI mengatakan bahwa, Asesmen Berbasis Komputer Nasional ini kedepannya nanti diharapkan bisa mengukur ketercapaian tingkat kualitas sekolah dalam mencapai mutu pendidikan berdasarkan kemampuan sumber daya di sekolah dalam pengoperasian sistem pengajaran berbasis ANBK.

“Mutu pendidikan ini juga dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar yakni literasi serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim pendidikan yang mendukung pembelajaran,” jelasnya.

Lanjut Asep, Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan belajar berikut Survei Lingkungan Sekolah.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi sumber daya di sekolah yang ditempatinya, terutama pada perbaikan mutu pembelajaran dan mutu tenaga pendidik dan kependidikan atau tata usahanya,” ungkapnya.

Terpisah Irwansyah, Ketua K3S Kecamatan Tunjung Teja menambahkan bahwa sasaran ANBK ini terutama bagi  pengembangan kompetensi dan karakter pada murid di Satuan Dasar Kecamatan Tunjung Teja.

“Untuk itu dalam prosesnya kepala sekolah dan guru wajib melaksanakan pengisian survei lingkungan untuk menilai sekolah atau satuan pendidikan yang ditempatinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut dirinya berharap pelaksanaan ANBK di wilayah satuan Pendidikan Dasar Kecamatan Tunjung Teja bisa berjalan sukses tanpa kendala.

“Semoga saat pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan,” tutupnya. (Red)