LEBAK, TintaKitaNews.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bungurmekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, menggelar rangkaian perlombaan meriah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah pada Senin hingga Rabu (17–19/8/2026) ini mengangkat kekayaan budaya lokal melalui berbagai lomba tradisional yang melibatkan seluruh siswa dari kelas I hingga VI.
Beragam jenis perlombaan disiapkan, mulai dari lomba bakiak, egrang, merangkak dalam terowongan bambu, tarik tambang, makan kerupuk, lari karung, menyanyi lagu wajib nasional, hingga lomba berpidato dan menghias kelas bernuansa kemerdekaan. Seluruh kegiatan diikuti dengan antusiasme tinggi, didampingi oleh guru, staf, serta perwakilan orang tua siswa.
Kepala Sekolah SDN 2 Bungurmekar, Herawati, menyampaikan bahwa pemilihan lomba tradisional menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus menyampaikan pesan kemerdekaan dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami sengaja menghadirkan lomba-lomba tradisional seperti bakiak, egrang, dan permainan rakyat lainnya. Lewat bakiak anak belajar berjalan serempak, menjaga keseimbangan dan kesatuan langkah sama halnya dengan membangun bangsa butuh persatuan. Lewat egrang mereka belajar menjaga keseimbangan dan keberanian melangkah tegak di atas ketinggian, melatih ketahanan mental dan pantang menyerah,” ujar Herawati saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, permainan tradisional mengandung nilai-nilai luhur yang selaras dengan semangat perjuangan para pendahulu dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan. Selain melatih fisik, kegiatan ini juga menumbuhkan sportivitas, kerjasama tim, dan rasa saling menghargai.
“Permainan sederhana ini mengajarkan bahwa kemenangan tidak diraih sendirian, melainkan lewat gotong royong dan kesabaran. Itulah makna kemerdekaan yang ingin kami tanamkan sejak dini, agar anak-anak tidak hanya mengenal perjuangan lewat buku sejarah, tetapi merasakannya langsung lewat pengalaman bersama,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penurunan bendera serta pembagian hadiah dan penghargaan bagi para pemenang lomba. Herawati berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya bangsa terus tumbuh dalam diri setiap siswa, menjadi bekal berharga untuk menjadi generasi penerus yang cinta tanah air dan berkarakter kuat.
Suasana kegiatan terlihat penuh semangat, sorak sorai dukungan antar kelompok dan tawa anak-anak mewarnai setiap perlombaan, sekaligus membuktikan bahwa peringatan kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang sederhana namun bermakna mendalam.(*)
