BANTEN – Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Dasar Kecamatan Cimarga tepatnya SDN 1 Margaluyu melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Gelombang II hari pertama pada Rabu (20/10/2022).

Dari pantauan, murid SDN 1 Margaluyu sangat antusias mengikuti ANBK, terbukti dengan mengendarai mobil pickup losbak berjarak tempuh kurang lebih 15 Km dan melalui jalan licin menuju ke SDN 3 Cimarga dikarenakan sekolah yang ditempatinya belum bisa melaksanakan ANBK secara mandiri akibat tidak adanya sinyal namun kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengikuti pelaksanaan ANBK tersebut.

“Walaupun jauh jadi lebih giat mengenal teknologi berbasis pelajaran melalui komputer. Kami senang sekali tentu lebih semangat lagi belajar,” ucapnya serempak saat di tanya awak media.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 1 Margaluyu, Juhri mengatakan bahwa demi mendukung program pihaknya tetap semangat melaksanakan kegiatan ANBK karena kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan kompetensi dan karakter murid melalui digitalisasi komputer.

“Tujuannya untuk memberi gambaran tentang karakteristik dan esensial sebuah satuan pendidikan,” imbuhnya.

“Asesmen Berbasis Komputer Nasional ini kedepannya nanti diharapkan untuk mengukur ketercapaian tingkat kualitas sekolah dalam mencapai mutu pendidikan berdasarkan kemampuan sumber daya di sekolah dalam pengoperasian sistem pengajaran berbasis ANBK,” jelasnya.

Juhri menambahkan, bahwa tolak ukur mutu pendidikan ini juga dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar yakni literasi serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim pendidikan yang mendukung pembelajaran.

“Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan belajar berikut Survei Lingkungan Sekolah,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi sumber daya di sekolah yang ditempatinya, terutama pada perbaikan mutu pembelajaran dan mutu tenaga pendidik dan kependidikan atau tata usahanya.

“Khususnya pengembangan kompetensi dan karakter pada murid. Selain itu semoga untuk kedepannya SDN 1 Margaluyu bisa mengadakan ANBK mandiri,” ujarnya.

“Kami berharap ada perhatian khusus bagi sekolah yang ada jauh dari pusat perkotaan karena kami sangat membutuhkan fasilitas WiFi dan sinyal guna menunjang program pemerintah di satuan pendidikan dasar dan Semoga saat pelaksanaannya bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan,” tutupnya. (Red)