BANTEN, TintaKitaNews.com – Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Apin, warga Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, kini memasuki tahap pemasangan fondasi. Pekerjaan yang digariskan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel gabungan pada Sabtu (17/10/2026).

Pembangunan fondasi yang menjadi bagian krusial bangunan dilakukan dengan teliti guna menjamin keamanan dan ketahanan rumah bagi Bapak Apin dan keluarganya nanti. Pekerjaan ini melibatkan personel dari Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, serta Yonif TP 840/GS.

Sertu Riyanto, Babinsa Desa Citorek Barat, menyampaikan bahwa rehabilitasi rumah Bapak Apin merupakan wujud nyata kepedulian program TMMD ke-130 terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami berharap melalui kerja sama dan gotong royong seluruh personel yang terlibat, proses rehabilitasi ini dapat berjalan dengan lancar sehingga rumah tersebut nantinya menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Sertu Riyanto.

Bapak Apin, seorang petani berusia 49 tahun, selama ini menempati rumah yang membutuhkan perbaikan mendesak. Melalui program ini, ia dan keluarganya akan segera memiliki hunian yang lebih aman dan layak sebagai tempat beristirahat setelah beraktivitas di ladang.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas sinergi lintas instansi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kehadiran Babinsa di wilayah binaan, lanjut Sertu Riyanto, adalah bagian dari pendampingan teritorial dan komunikasi yang terus dibangun dengan masyarakat.

“Pembangunan yang dilakukan tidak hanya dimaknai sebagai perubahan kondisi fisik bangunan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga penerima bantuan,” tambahnya.

Di bawah komando Dansatgas Letkol Inf Mahendra Subrata, program RTLH menjadi salah satu sasaran utama TMMD ke-130. Dengan semangat “Membuka Akses, Menumbuhkan Harapan, Membangun Kemandirian”, rehabilitasi rumah Bapak Apin akan dilaksanakan secara bertahap hingga selesai dengan tetap mengutamakan ketelitian dan keselamatan kerja.***