LEBAK – Lahan kelompok tani Desa Padasuka, Kecamatan Maja, dipenuhi suasana meriah sejak pukul 08.00 WIB hari ini, Senin (15/12/2025). Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Panen Raya Jagung yang bukan hanya merayakan hasil panen, melainkan juga menjadikan ajang kolaborasi antarbangsa antara sekolah, petani, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Setelah doa bersama yang dipimpin tokoh agama lokal, semua peserta langsung terjun ke lapangan memetik jagung matang. Tanpa memandang siapa diri, mereka bekerja sama serentak, tawa dan obrolan terbang sambil tangan mengambil tongkol jagung yang penuh biji. Momentum ini diharapkan memperkuat ikatan pemerintah dan komunitas dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian lokal.
Kehadiran kepala sekolah SD se-Kecamatan Maja menjadi sorotan khusus, menunjukkan peran dunia pendidikan dalam mendukung sektor pertanian. “Kami bukan hanya tamu, sekolah selalu ada untuk mendukung masyarakat membuat daerah lebih mandiri,” ujar Hj. Asmaiyah, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Sindangmulya, sambil sibuk memetik.
Ia menambahkan, acara ini punya nilai edukatif yang besar. “Bisa jadi materi pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya pertanian dan kerja keras,” katanya.
Hal senada diungkapkan Sunarsih, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sindangmulya, yang juga aktif membantu. “Kita tidak boleh hanya mengajarkan teori di kelas. Siswa harus melihat langsung bagaimana pertanian berpengaruh pada kehidupan sehari-hari dan perekonomian daerah,” jelasnya.
Ia bahkan mengusulkan acara semacam ini diadakan secara teratur. “Supaya siswa lebih menghargai hasil kerja petani dan memahami apa artinya kemandirian pangan yang sebenarnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, acara masih berlangsung dengan semangat yang tinggi.

Tinggalkan Balasan