LEBAK, TintaKitaNews.com – Warga Kampung Bodaan, Desa Keboncau, Kecamatan Bojongmanik, bergerak bersama melakukan gotong royong perbaikan akses jalan yang sudah sepuluh tahun tidak mendapat penanganan pembangunan, Minggu (4/10/2026). Jalan yang menghubungkan Kampung Pasir Nangka hingga perbatasan Baduy di Kampung Cicakal itu kini nyaris putus total dan menyulitkan aktivitas warga, termasuk anak sekolah.
Pekerjaan dilakukan secara swadaya. Sebagian kecil ruas jalan sudah dicor dengan tenaga dan biaya warga sendiri, karena tidak ada bantuan dari pihak mana pun selama ini. Kondisi permukaan jalan yang rusak berat membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sangat sulit melintas, bahkan sering kali tidak bisa dilewati sama sekali.
“Memang sudah sepuluh tahun jalan ini tidak ada pembangunan dari pihak mana pun. Kami hanya bisa mengandalkan tenaga sendiri, sedikit pengecoran juga hasil usaha warga,” ujar Adang, Ketua RT Kampung Bodaan/Sobong, di lokasi kegiatan.
Musim hujan menjadi ujian terberat. Anak-anak sekolah terpaksa tidak bisa berangkat ketika jalanan becek dan licin karena tidak ada jalan alternatif.
“Kalau hujan turun, anak-anak kami tidak bisa ke sekolah. Jalan licin, berlumpur, tidak ada yang bisa lewat. Kami berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kami di sini,” kata Iyan, salah seorang warga setempat.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung warga Kampung Bodaan menuju pusat desa dan wilayah perbatasan Baduy. Warga berharap gotong royong ini menjadi perhatian agar segera ada penanganan serius dari pemerintah daerah, sehingga mobilitas warga dan keberangkatan anak sekolah tidak terus terhambat.***
