JAKARTA, TintaKitaNews.com – Informasi yang beredar luas menyebutkan ada 26 orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibantah secara resmi. Dokumen asli yang diserahkan justru berisi 20 nama calon saksi, bukan daftar tersangka.

Klarifikasi ini disampaikan Yusuf Maulana pihak yang disebut menerima dan menyimpan surat asli dari Sony Sonjaya pada Jumat (19/6/2026). Ia didampingi tim hukum Paguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia.

Yusuf menegaskan bahwa dokumen yang dititipkan Sony Sonjaya berupa daftar tulisan tangan yang hanya memuat 20 nama, bukan 26 seperti yang beredar di media sosial dan publik. Lebih lanjut, ia menjelaskan daftar tersebut bukan bukti keterlibatan pidana.

“Perlu diluruskan agar tak terjadi kesalahpahaman. Pak Sony Sonjaya hanya menitipkan 20 nama tertulis tangan agar saya simpan. Nama-nama ini nantinya akan diajukan sebagai saksi untuk membantu pengungkapan perkara, bukan berarti mereka terlibat atau terseret dugaan korupsi,” tegas Yusuf.

Ia menekankan daftar tersebut disusun murni untuk keperluan pemeriksaan dan pengumpulan fakta. Status hukum setiap orang sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan bukti yang sah.

Selain meluruskan fakta, Yusuf juga mengungkap dampak buruk penyebaran informasi keliru tersebut. Ia mengaku merasa tidak nyaman dan keamanannya terancam sejak kabar itu menyebar.

“Saya merasa tidak tenang. Sering terlihat Orang Tak Dikenal membuntuti saya ke mana pun, ada indikasi keamanan terganggu,” ungkapnya.

Karena alasan itu, Yusuf telah melaporkan diri dan memohon perlindungan resmi kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna menjamin keselamatannya selama proses hukum berjalan.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

“Serahkan semuanya kepada penegak hukum. Tunggu informasi resmi agar tidak muncul lagi berita keliru,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan tanggapan lebih lanjut.