LEBAK, TintaKitaNews.com – Pasi Intel Kodim 0603/Lebak Kapten Arh Tri Winarto turut menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Jalan Abdi Negara, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.
Peringatan yang diikuti sekitar 100 peserta ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak di bawah tanggung jawab Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, S.H. Turut hadir Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Aria Ahmad Mangunwibawa, S.Psi., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr. Juwita Wulandari, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Drs. Halson Nainggolan, M.Si., Kasat Lantas Polres Lebak AKP Liska Oktavima Rudianto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Bunda PAUD Kabupaten Lebak Ny. Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya, para kepala Organisasi Perangkat Daerah, kepala sekolah, guru, serta para pelajar.
Ketua Panitia Hari Anak Nasional Tahun 2026, Doddy Irawan, S.T., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan tahun ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan secara resmi di Kabupaten Lebak. Hal tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak, khususnya hak memperoleh pendidikan yang berkualitas, merata, dan ramah anak.
Rangkaian Festival Sayang Anak berlangsung selama dua hari, yakni 5–6 Agustus 2026, dengan berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan membangun budaya belajar yang menyenangkan, meningkatkan literasi dan pengetahuan sains sejak usia dini, serta memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Kepala BPMP Provinsi Banten Aria Ahmad Mangunwibawa mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional secara meriah dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan dan pemangku kepentingan. Menurutnya, tema peringatan tahun ini menegaskan posisi anak sebagai subjek utama pembangunan yang wajib dilindungi, dihormati, didengar aspirasinya, serta diberi ruang untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakatnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung Gerakan “Berlian Bersama Lindungi Anak” melalui kolaborasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di dunia nyata maupun ruang digital. BPMP juga mendorong penerapan Deklarasi Sekolah Aman dan Nyaman sebagai komitmen bersama dalam mencegah kekerasan, perundungan, dan diskriminasi di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Drs. Halson Nainggolan, M.Si., menegaskan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan optimal guna mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas utama. Melalui Festival Sayang Anak diharapkan anak-anak dapat belajar dengan bahagia melalui berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan inspiratif yang mendukung tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Di sisi lain, kehadiran Pasi Intel Kodim 0603/Lebak Kapten Arh Tri Winarto menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak anak, menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, serta membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Kami mendukung program ini. Momentum Hari Anak Nasional Tahun 2026 diharapkan menjadi semangat berkelanjutan dalam mewujudkan kebijakan ramah anak yang nyata demi lahirnya generasi emas Kabupaten Lebak menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Kapten Arh Tri Winarto.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
