“Prosesi pemakaman berlangsung khidmat di Kabupaten Pandeglang; almarhum dikenal sebagai figur sentral dalam perjuangan pemekaran provinsi”
PANDEGLANG – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri langsung prosesi pemakaman tokoh pendiri Provinsi Banten, Haji Tubagus Tryana Sjam’un, pada Senin (12/1). Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga Puri Salakanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.
Kehadiran Gubernur Andra Soni merupakan wujud belasungkawa dari Pemerintah Provinsi Banten dan bentuk penghormatan atas jasa almarhum dalam memperjuangkan otonomi Banten. Turut hadir Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah serta sejumlah tokoh masyarakat Banten.
Jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Kompleks Kemang Jaya, Jakarta Selatan, menuju tanah kelahirannya di Pandeglang. Prosesi diawali dengan salat jenazah dan doa yang dipimpin oleh ulama karismatik Banten, Abuya Muhtadi Cidahu.
“Almarhum memiliki peran besar dalam perjuangan pembentukan Provinsi Banten. Kami kerap berdiskusi mengenai Banten, baik terkait sejarah perjuangan maupun arah pembangunan ke depan,” ujar Andra Soni dalam sambutannya.
Gubernur menyoroti kedekatan almarhum dengan berbagai kalangan dan menyatakan bahwa pemikiran serta nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya menjadi inspirasi bagi generasi penerus. “Banyak kader dan rekan diskusi yang dibina oleh almarhum. Gagasan dan kenangan selama berinteraksi dengan beliau menjadi inspirasi dalam melanjutkan pembangunan Banten,” tambahnya.
Atas nama masyarakat dan Pemprov Banten, Gubernur mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan amal ibadah almarhum diterima Allah SWT. “Perjuangan beliau menjadi amanah yang harus terus kita lanjutkan sejalan dengan cita-cita pembentukan Provinsi Banten,” tegasnya.
Mewakili pihak keluarga, Prof. Soleh Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian seluruh pihak. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa semua pihak. Mohon keikhlasan untuk memaafkan segala kekhilafan almarhum dan mendoakan agar iman, Islam, serta amal ibadah beliau diterima,” ujarnya.
SEKILAS PROFIL H. TUBAGUS TRYANA SJAM’UN
Almarhum dikenal sebagai tokoh kunci dalam pemekaran wilayah Banten dari Jawa Barat. Ia menjabat sebagai Ketua Badan Koordinasi (Bakor) Pembentukan Provinsi Banten dan aktif mengkonsolidasikan tokoh masyarakat untuk mewujudkan provinsi baru.
Ia konsisten menekankan bahwa pembentukan Banten bukan sekadar pemekaran wilayah, melainkan upaya percepatan pembangunan, penguatan identitas daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain sebagai tokoh perjuangan daerah, almarhum memiliki rekam jejak cemerlang di bidang ekonomi dan keuangan di tingkat nasional maupun internasional. Ia pernah bekerja di Citibank dan menjabat sebagai Direktur Utama di sejumlah bank swasta, serta menjadi konsultan keuangan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM FE UI) untuk menyusun skema pembiayaan ekspor.
Jabatan strategis lain yang pernah diemban antara lain Sekretaris Jenderal Perbanas, Wakil Ketua Kadin Pusat, Ketua Umum Bankers Club Indonesia, dan Pengurus ASEAN Banking Council. Ia juga pernah menjadi delegasi Indonesia dalam forum APEC dan Asia-Europe Business Forum (AEBF).
Sebagai ahli perbankan dan keuangan, ia juga menjabat dalam berbagai organisasi seperti Ketua Asosiasi Lembaga Pembiayaan dan Investasi Indonesia, Wakil Ketua Umum Asosiasi Lembaga Pembiayaan se-Asia-Australia (berkedudukan di Singapura), serta Ketua Umum Forum Komunikasi dan Kerjasama Usahawan Serantau (berkedudukan di Kuala Lumpur, Malaysia).

Tinggalkan Balasan