KEDIRI – Lapas Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jawa Timur melaksanakan kegiatan Latihan Menembak dalam rangka meningkatkan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) bagi pegawai Lapas Kelas IIA Kediri bertempat di Lapangan Tembak Kompi 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jatim di Kediri, Sabtu (4/5/2024).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 Pegawai Lapas Kediri yang terdiri dari Plt Kalapas Kediri, Pejabat struktural, Jajaran Regu Pengamanan dan P2U. Adapun tujuan dari latihan menembak yang dilaksanakan jajaran Lapas Kelas IIA Kediri guna meningkatkan kemampuan personil dalam menggunakan senjata api (senpi) serta dalam rangka peningkatan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) agar selalu siap dalam menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas.

Plt Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Budi Ruswanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan FMD bagi petugas bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, terutama keterampilan penggunaan senjata api (senpi) atau menembak. Menurutnya, senpi merupakan perlengkapan yang wajib dibekalkan kepada setiap petugas Pemasyarakatan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Pegawai Lapas Kediri harus mempunyai kemampuan yang bagus, khususnya jajaran keamanan yang pada dasarnya bertugas menjaga keamanan dan Ketertiban di Lapas Kediri,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi menambahkan bahwa selain pemahaman terkait bagaimana merawat serta menggunakan senjata yang tepat pihaknya juga berharap setelah memperoleh materi dan pengalaman menembak, petugas Lapas Kelas II Kediri memiliki mental dan strategi menghadapi situasi genting di lapangan.

“Sesuai arahan KaKanwil Kemenkumham Jawa Timur Heni Yuwono bahwa tujuan daripada kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM pegawai, serta untuk memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, kesigapan, dan rasa tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi pokoknya,” pungkasnya.

Dari pantauan tintakitanews.com, sebelum melaksanakan kegiatan latihan menembak diawali do’a bersama yang dilanjutkan dengan melakukan pemanasan dan pemberian materi tentang aturan dasar menembak oleh Instruktur, kemudian disusul pelaksanaan praktik latihan menembak. Materi yang diberikan meliputi selalu anggap senjata terisi peluru, arahkan senjata ke sasaran, posisi penguncian pelatuk, jauhkan jari telunjuk dari pelatuk, amati sekeliling, siap menembak dan tata cara bongkar pasang senjata untuk merawat senjata.