LEBAK – Warga relokasi terdampak waduk karian yang kini bertempat tinggal di Kampung Sintalwangi, Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira belum memiliki tempat sarana Ibadah seperti Mesjid, Mushola termasuk Madrasah dan Fasilitas umum lainnya.
Mirisnya, saat melakukan rutinitas Shalat berjamaah dan pengajian, warga sekitar melakukannya di salah satu rumah warga sekitar, kondisi tersebut sudah berlangsung dua tahun dari semenjak relokasi.
Menurut keterangan salah seorang warga Memed menuturkan bahwa, sudah hampir dua tahun terelokasi hingga kini masyarakat belum memiliki tempat sarana ibadah.
“Dulu saya bersama semua warga disini (Kampung Sintalwangi,-red ) yang sebelumnya warga Kampung Taganjing Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, yang terdampak waduk karian memiliki Masjid. Namun sudah hampir dua tahun direlokasi ke Kampung Sintalwangi ini kami belum memiliki Masjid,” tuturnya.
Lanjut dia, bahkan bukan hanya Masjid saja, sarana pendidikan seperti Madrasah, Tempat Pemakaman Umum (TPU), Mushola dan Majelis Ta’lim juga hingga kini belum ada.
“Padahal sewaktu masih tinggal di Kampung Taganjing semua itu sudah ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, Memed yang juga tokoh masyarakat Kampung Sintalwangi berharap kepada Pemerintah Desa, Kabupaten, Provinsi maupun Pusat agar dapat segera membangun sarana Ibadah warga Kampung Sintalwangi.
“Karena, memang hasil musyawarah sewaktu akan di relokasi ke sini, Masjid Nurul Falah, dan Madrasah Matlaul Anwar yang dulunya di Kampung Taganjing akan di pindahkan ke Sintalwangi dan saya tahu untuk penggantian pembayaran dari Pemerintah untuk Mesjid sudah di bayarkan oleh Pemerintah tapi belum direalisasi oleh pemerintah setempat,” harapnya.
Hal senada diungkap Azis, warga Sintalwangi yang lain, dirinya mengaku sudah tinggal selama satu tahun di Sintal Wangi dan mengeluhkan saran tempat ibadah yang hingga kini belum terealisasi.
“Kami semua warga masyarakat sintal wangi sangat membutuhkam sarana ibadah, karena selama ini, untuk melalukan ibadah seperti Sholat dan Pengajian saja kami melakukannya di emperan salah satu rumah warga dan kami berharap agar pihak pemerintah dapat segera membuatkan sarana Ibadah di Kampung kami,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan