PANDEGLANG, TintaKitaNews.com – Pemuda asal Kampung Maja Barat, Alfarizi, mengisi kegiatan Pelatihan Kepemudaan di SMKN 2 Pandeglang sebagai pemateri utama, Kamis (17/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak ratusan siswa untuk bersama-sama memerangi judi online demi menjaga masa depan bangsa dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan berlangsung di Aula SMKN 2 Pandeglang dan diikuti puluhan siswa serta pengurus organisasi kesiswaan. Alfariji menyampaikan bahwa judi online bukan sekadar hiburan, melainkan ancaman nyata yang dapat menghancurkan mental, semangat bekerja, hingga kondisi keuangan generasi muda.

“Indonesia Emas 2045 tidak bisa dicapai hanya dengan impian besar. Kita harus memulainya dengan membebaskan diri dari kebiasaan yang merusak masa depan, salah satunya judi online. Pemuda harus menjadi garda terdepan yang berani berkata tidak pada judi digital,” tegas Alfarizi di hadapan para peserta.

Ia menekankan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi kekuatan jika generasi mudanya bebas dari jerat adiksi digital. Pelajar jenjang menengah atas dinilai berada pada fase krusial pembentukan karakter, sehingga literasi digital dan kedisiplinan harus ditanamkan sejak dini.

Selain dampak finansial, Alfarizi juga memaparkan kerusakan pola pikir yang ditimbulkan judi online, di mana seseorang cenderung menginginkan keuntungan instan tanpa usaha. Hal ini bertolak belakang dengan semangat membangun bangsa yang membutuhkan pemuda pekerja keras, kreatif, dan inovatif.

Kegiatan ini disambut positif oleh pihak sekolah maupun para siswa. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi interaktif. Diharapkan, para siswa tak hanya membentengi diri sendiri, tetapi juga menjadi agen edukasi yang menyebarkan kesadaran bahaya judi online kepada lingkungan sekitar.***