MEDAN, TintaKitaNews.com – Advokat Dongan Nauli Siagian, S.H. resmi meraih gelar Magister Hukum (M.H.) dari Fakultas Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Gelar tersebut diserahkan dalam sidang terbuka wisuda yang dipimpin langsung oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., berlangsung Selasa (23/6/2026).

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Dongan dalam terus meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus keahlian profesional di bidang hukum dan membuktikan bahwa pendidikan tinggi dapat diselesaikan sejalan dengan tuntutan tugas praktik hukum yang padat.

Selama menempuh pendidikan magister, Dongan tetap menjalankan tugasnya sebagai praktisi hukum, mulai dari menghadiri persidangan, memberikan pendampingan hukum, hingga melayani masyarakat yang mencari keadilan. Di tengah kesibukan tersebut, ia tetap mampu menyelesaikan seluruh rangkaian studi dengan hasil yang baik.

Dalam pernyataannya seusai prosesi wisuda, Dongan menyampaikan rasa syukur sekaligus mempersembahkan keberhasilan ini kepada orang tua tercinta, Almarhum T. Siagian dan Ibu Maryam, serta keluarga inti istri Rifdah Yanti, S.H., beserta anak-anak Nur Aqmalia Namora Siagian dan Annasya Shabira Namora Siagian yang senantiasa memberikan dukungan dan doa.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari rekan‑rekan di Kantor Hukum Pelita Konstitusi, serta dari Muniruddin Ritonga, S.Hi., M.Ag Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara sekaligus Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

“Gelar Magister Hukum ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengembangkan kemampuan diri serta berkontribusi bagi masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia,” tegas Dongan.

Menurutnya, pendidikan merupakan sarana utama agar praktisi hukum mampu mengikuti dinamika hukum yang terus berkembang. Semakin tinggi wawasan dan kedalaman pemahaman akademik, semakin kuat pula landasan dalam memberikan layanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan.

Perjalanan Dongan dari ruang sidang hingga ke ruang wisuda juga menjadi contoh nyata dedikasi, kedisiplinan, dan komitmen kuat menjadi kunci keberhasilan, baik dalam dunia pendidikan maupun profesi.

Ke depannya, ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh akan terus diterapkan untuk mendukung terciptanya kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan hak‑hak masyarakat secara lebih luas.