PEKANBARU – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatatkan capaian produksi signifikan dari sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Sumur migas tersebut menghasilkan 1.274 barel minyak per hari (BOPD) dengan angka Water Cut 0%, yang berarti hidrokarbon yang dihasilkan murni minyak tanpa tercampur air.
Kinerja unggul sumur yang berada di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki dan memiliki permeabilitas maksimal 2.2 Darcy ini diperoleh melalui penerapan strategi teknis presisi. Beberapa langkah kunci yang diterapkan antara lain selective perforation untuk memastikan aliran dari titik reservoir paling potensial, optimasi pompa ESP dengan laju rendah yang disesuaikan karakteristik sumur, serta pemasangan kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) dan Gas Separator untuk menjaga stabilitas aliran meskipun dalam kondisi gassy.
GM Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi bukti potensi besar Blok Rokan dalam mendukung ketahanan energi nasional. “Dengan inovasi teknologi dan kerja keras Perwira PHR, Blok Rokan masih mampu memberikan kontribusi signifikan bagi negara,” ujarnya kepada awak media, Senin (16/2/2026).
Sebagai tindak lanjut, PHR tengah melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di wellpad yang sama. Total terdapat empat sumur tambahan yang akan dilakukan infill drilling untuk mengoptimalkan potensi minyak di area Libo SE. Kolaborasi lintas fungsi dari berbagai tim menjadi kunci utama dalam menjalankan operasi ini.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas sekaligus menjaga aspek HSE secara ketat,” pungkas Andre.
Tentang PHR Zona Rokan
PT Pertamina Hulu Rokan merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang mengelola Wilayah Kerja (WK) Rokan sejak 9 Agustus 2021 selama 20 tahun. Luas wilayah operasi mencapai sekitar 6.200 km² yang mencakup 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau, dengan 80 lapangan aktif, 11.300 sumur, dan 35 gathering stations. Produksi WK Rokan menyumbang seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi Pertamina, serta menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan lingkungan.

Tinggalkan Balasan