MEDAN – Madrasah Al-Yahdi Medan menyalurkan bantuan dana guna mendukung literasi Al-Qur’an anak-anak penyintas bencana di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Rabu, (14/1/2026). Aksi solidaritas ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pendidikan agama tetap berjalan meskipun fasilitas belajar terdampak bencana.

Madrasah yang berlokasi di Jalan Kelambir 5, Medan Helvetia ini mengumpulkan donasi dalam dua tahap, yang dikoordinasikan langsung oleh Ust. Ahmad Fajar Bahri Harahap, M.Sos. Pimpinan madrasah, Bunda Dra. Supiana S.Pd.I, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral antar sesama Muslim.

“Kami ingin anak-anak di sana tetap bisa mengaji dan terus dekat dengan Al-Qur’an meski dalam kondisi sesulit apa pun,” ujar Ust. Ahmad Fajar, mengutip hadis mengenai keutamaan belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.

Pada Tahap I (24–27 Desember 2025), terkumpul dana sebesar Rp2.400.000 dari donatur tetap dan jajaran guru. Tahap II (5–9 Januari 2026) menghasilkan sumbangan sebesar Rp2.000.000 yang seluruhnya berasal dari celengan para santri cilik madrasah.

Seluruh donasi diserahkan kepada Agum, pendiri Sekolah Rakyat di Desa Sekumur. Bantuan akan dialokasikan untuk operasional sekolah yang telah berjalan satu bulan dan diproyeksikan berlanjut hingga enam bulan ke depan.

“Terima kasih atas bantuannya. Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk keberlangsungan Sekolah Rakyat bagi para penyintas,” ucap Agum.

Aksi sosial tersebut telah didokumentasikan melalui akun Instagram resmi @Al_Yahdi_Medan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat dan para donatur.