BANTEN – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) telah melakukan penanganan terarah terhadap jembatan Cimoyan yang berada di ruas jalan Banjarsari-Cirinten, Kecamatan Banjarsari. Tindakan ini ditujukan untuk memastikan keamanan lalu lintas dan kelangsungan akses transportasi bagi warga setempat.
“Kami telah melakukan penilaian kondisi jembatan Cimoyan dan menentukan langkah-langkah penanganan yang tepat. Saat ini, tim kami sedang melakukan perbaikan ringan dan pemantauan rutin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah,” ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Soleh, kepada Wartawan, Kamis (4/12/2025).
Menurut Hamdan, jembatan Cimoyan merupakan salah satu titik kunci yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Banjarsari dengan wilayah lain di Kabupaten Lebak. Kerusakan yang terjadi pada bagian lantai dan bangunan penyangga jembatan disebabkan oleh beban kendaraan yang seringkali melebihi kapasitas dan kondisi alam yang berubah.
“Kita telah menerapkan pembatasan beban kendaraan sementara sebesar 5 ton untuk melindungi struktur jembatan. Selain itu, tim teknis juga sedang menyusun rencana perbaikan menyeluruh yang akan dijalankan dalam tahap berikutnya, sesuai dengan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Warga setempat menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil pemerintah. Asep, warga Kecamatan Cirinten, mengatakan bahwa penanganan jembatan ini sangat penting karena banyak warga beraktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian.
Hamdan menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau kondisi jembatan secara berkala dan menginformasikan perkembangan perbaikan kepada masyarakat. “Kami berkomitmen untuk memberikan infrastruktur jalan dan jembatan yang aman dan layak bagi warga Kabupaten Lebak,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan