PARUNG, BOGOR – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten menjadi lokasi strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Banten. Melalui program In Service Training (IN) 2 Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah dan Guru Batch 5, BGTK Banten membekali para pendidik dengan metode pembelajaran inovatif yang didanai oleh APBN. Kegiatan ini berlangsung sejak 22 November dan akan berakhir pada 25 November 2025, di gedung BGTK Provinsi Banten, yang sebelumnya dikenal sebagai P4TK Penjas-BK Parung Bogor.
Inisiatif ini difokuskan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep pembelajaran yang aplikatif, yang melampaui metode hafalan tradisional. Tujuannya adalah untuk secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh provinsi.
Cundiani S.Pd., Kepala Sekolah SDN 1 Panancangan, Kabupaten Lebak, menyampaikan antusiasmenya terhadap program ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami para pendidik,” ujarnya. “Kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat kami terapkan secara langsung di sekolah masing-masing,” tambahnya, menyoroti pentingnya inovasi dalam meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Kegiatan IN 2 ini merupakan puncak dari serangkaian pelatihan intensif. Sebelumnya, para peserta telah mengikuti IN 1 pada bulan September, serta serangkaian On the Job Training (OJT) 1, 2, dan 3 yang dilaksanakan di Kabupaten Lebak sepanjang Oktober dan November. Tahapan OJT ini dirancang untuk memastikan para peserta siap menerapkan pengetahuan baru di lapangan.
Secara khusus, pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi guru-guru dari Kabupaten Lebak dipusatkan di BPMP. Partisipasi aktif melibatkan 25 sekolah dari Kabupaten Lebak, dengan kehadiran kepala sekolah serta dua guru dari setiap sekolah masing-masing mewakili kelas bawah dan kelas atas sehingga total 50 guru turut serta dalam program ini.
Diharapkan, pelatihan ini akan membawa dampak positif yang berkelanjutan pada kualitas pendidikan di Provinsi Banten. Dengan peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru, proses pembelajaran di kelas bisa menjadi lebih menarik dan efektif, yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan