LEBAK – Keluarga Mahasiswa Lebak Perwakilan Rangkasbitung (PW Kumala) menyoroti megahnya anggaran perjalanan dinas pada Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak Lebak tahun 2025.

Melalui Sekretarisnya PW Kumala Rangkasbitung menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dilapangan terkait biaya perjalanan dinas ke 50 Anggota DPRD Kabupaten Lebak di tahun 2025 mencapai kurang lebih sebesar Rp29 miliar. Dengan demikian, jumlah realisasi anggaran yang sangat besar tersebut, apabila dilihat dari sisi kebermanfaatan seharusnya akan lebih tepat sasaran apabila digunakan untuk kepentingan masyarakat Lebak, terlebih yang belum terakomodir untuk penunjang infrastruktur dan fasilitas kesehatan serta memperbaiki kekurangan fasilitas kepentingan publik.

“Kalau tepat sasaran pastinya bisa sangat membantu masyarakat, daripada hanya untuk digunakan perjalanan dinas yang terkadang sifatnya tidak terlalu urgent. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pembangunan, peningkatan pendidikan dan lain sebagainya, persoalan kesenjangan sosial di Kabupaten Lebak masih menjadi momok yang harus diperhatikan Pemerintah,” ucap Saroji kepada awak Media, Senin (20/1/2025).

Menurut Oji sapaan akrabnya, Pemerintah Kabupaten Lebak ini masih sangat membutuhkan anggaran untuk menyongsong pembangunan daerah yang lebih baik, akan tetapi dengan megahnya perjalanan dinas para perwakilan rakyat dikhawatirkan berdampak kepada sasaran-sasaran yang sudah menjadi pengajuan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda) Lebak.

“Dengan megahnya perjalanan perjalanan dinas DPRD Kabupaten Lebak akan bermanfaat apabila di pakai untuk kepentingan yang lebih mendesak, dibandingkan sifatnya seremonial serta tidak menghambur-hamburkan anggaran negara, apalagi hanya untuk perjalanan dinas,” imbuhnya.

‘Terkadang perjalanan dinas sifatnya tidak terlalu penting serta sering terjadi kunjungan perjalanan dinas yang fiktif, ada yang lebih penting di banding perjalanan dinas, misalnya membangun infrastruktur akses jalan yang sering di lalui masyarakat, bahwa berdasarkan data 187.064 kilometer jalan masih rusak di kab Lebak, untuk membangun jalan tersebut tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar apalagi jika anggaran perjalanan dinas anggota DPRD di Lebak sedikit di pangkas untuk membantu perbaikan jalan tentunya sangat membantu,” tambah Oji.

Lebih lanjut, PW Kumala Rangkasbitung mengingatkan dengan adanya anggaran perjalanan dinas anggota DPRD Lebak yang sangat besar tersebut alangkah baiknya di pangkas, sebab tidak terlalu penting.

“Terkadang juga hasil daripada kunjungan dinas tidak membuahkan hasil, lebih baik anggaran yang begitu fantastis di alokasikan untuk kepentingan masyarakat yang menunjang kebutuhannya publik,” pungkasnya.