MAGELANG – Kapolsek Windusari Polresta Magelang AKP Sutarman bersama Camat dan Danramil 04/ Windusari mendampingi Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P. mencanangkan Desa Wonoroto Kecamatan Windusari sebagai Kampung KB, Selasa (24/01/2023), pukul 11.00 WIB.
Pencanangan berlangsung di Balai Desa Wonoroto dan dihadiri Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA, Baznas, pejabat instansi terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Magelang, para camat se-Kabupaten Magelang, dan para pejabat lintas sektor Kecamatan Windusari. Turut hadir para kepala desa se-Kecamatan Windusari, Pengurus PKK Desa se-Kecamatan, PKK Milenial, Kader Posyandu, serta warga Desa Wonoroto.
Dalam sambutannya, Bupati Zaenal Arifin menegaskan bahwa penanganan stanting menjadi tugas bersama dari semua sektor. Mempersiapkan generasi sehat adalah tanggung jawab bersama guna menyiapkan bangsa memasuki Indonesia Emas 2045.
“Tugas kita mengawal agar kita sukses memasuki Indonesia Emas 2045. Sehingga terkait stanting harus kita tangani bersama-sama. Dalam kegiatan penanganan stanting harus terjalin komunikasi yang baik,” tegas Bupati Magelang.
Selanjutnya, Bupati Zaenal menyampaikan menurut Data Nasional Kabupaten Magelang memiliki prosentase stanting 23%, sementara data yang diharapkan 14 %. Hal ini harus disinkronkan dengan kebersamaan.
“Maka marilah kita bersama-sama terus menekan angka stanting dan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah Kabupaten Magelang. Perlu ada gotong-royong antara masyarakat dengan pemerintah di tingkat desa, kecamatan, dan tingkat kabupaten,” ajak Bupati Zaenal.
Sebelum acara pencanangan, Bupati beserta rombongan berkesempatan melihat berbagai menu olahan makanan sebagai asupan gizi penderita stanting. Berbagai menu olahan tersebut disajikan oleh seluruh TP PKK Desa se-Kecamatan Windusari.
Di akhir acara, Camat Windusari Drs. Titok Lestianto, M.M. mengatakan dengan kegiatan ini, masyarakat semakin tahu dalam pengolahan makanan bagi anak-anak penderita stanting. Bahwa dengan berbagai variasi olahan makanan namun tetap bergizi akan menarik minat anak untuk mengonsumsi makanan bergizi.
“Marilah kita bersama-sama, bergotong-royong mencegah stanting sejak dini. Setelah Desa Wonoroto ini dicanangkan sebagai Kampung KB,” ajak Camat Titok.
Sementara Kaposek Windusari AKP Sutarman turut bangga dengan dicanangkannya Desa Wonoroto sebagai Kampung KB. Hal itu tentu ada penilaian tersebdiri dari pemerintah Kabupaten Magelang, terutama dalam hal penanganan stanting.
“Bapak Bupati Magelang tadi menandaskan bahwa kita harus gotong-royong dan bersama-sama dalam penanganan stanting. Semoga desa-desa lain dapat menyusul untuk ditetapkan sebagai Kampung KB,” harap AKP Sutarman. (*/Red)

Tinggalkan Balasan