LEBAK, TintaKitaNews.com – Pemerintah bersama TNI Angkatan Darat secara resmi memulai pembangunan enam unit jembatan yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (8/6/2026). Kegiatan peletakan batu pertama atau ground breaking ini mencakup empat jembatan beton dan dua jembatan perintis atau gantung, yang ditujukan untuk memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah-daerah terpencil.
Komandan Kodim 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata S.I.P., M.I.P., M.Sc., yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, menyatakan pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi prioritas utama guna mengatasi keterisolasian sejumlah desa yang selama ini akses jalannya terputus oleh aliran sungai.
“Pembangunan Jembatan Garuda dan Jembatan Perintis ini tidak sekedar membangun sarana fisik, tetapi membuka gerbang kemajuan bagi warga. Jembatan ini akan menjadi nadi penghubung yang mempercepat mobilitas warga, memudahkan akses pendidikan anak-anak sekolah, serta melancarkan distribusi hasil bumi agar ekonomi masyarakat desa dapat lebih maju dan berkembang,” ujar Letkol Mahendra Subrata usai kegiatan peletakan batu pertama.
Antusiasme warga pun terlihat jelas di lokasi pembangunan. Warga setempat, mengaku sangat gembira dan berterima kasih atas perhatian pemerintah dan TNI. Selama bertahun-tahun, mereka kerap kesulitan menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan ketika debit air naik dan arus menjadi deras.
“Kami sudah menunggu pembangunan ini sejak lama. Dulu, saat sungai banjir, kami tidak bisa ke pasar, anak-anak pun sering bolos sekolah karena tidak berani menyeberang. Sekarang ada jembatan, harapan kami semua terbuka. Semoga pengerjaannya lancar dan segera selesai, supaya kami bisa lewat dengan aman dan nyaman,” ungkap warga di sela-sela menyaksikan kegiatan.
Kegiatan pembangunan berlangsung serentak di enam titik yang telah ditetapkan berdasarkan kajian kebutuhan mendesak masyarakat dan potensi ekonomi wilayah yang besar namun terhambat keterbatasan akses.
Empat lokasi pembangunan jembatan beton terletak di Kampung Cipalupuh, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira; Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong; Kampung Naga 2, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber; serta Kampung Cempaka, Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles.
Sementara itu, dua jembatan jenis perintis atau gantung dibangun di Kampung Datarcae, Desa Datarcae, Kecamatan Cirinten, dan Kampung Cikarang, Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat jajaran Kodim 0603/Lebak, antara lain Kasdim Mayor Arh Kelly Harianto, Danramil 0312/Bjs Kapten Arm Abdul Rosyid, Danramil 0313/Mlp Kapten Inf Lily Warli, dan Danramil 0315/Byh Kapten Inf Sandi Nuryadin. Selain itu, hadir pula para camat, kepala desa, anggota Babinsa, serta ratusan warga setempat yang antusias menyambut dimulainya pekerjaan pembangunan jembatan tersebut.
Letkol Mahendra Subrata menegaskan, pelaksanaan pembangunan ini dilakukan dengan semangat gotong royong antara pihak TNI melalui Kodim 0603/Lebak bersama masyarakat setempat. Kolaborasi ini dinilai bukan hanya dapat mempercepat proses pengerjaan, melainkan juga mempererat hubungan kemitraan antara aparat dan warga dalam membangun daerah.
“Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat di enam kecamatan tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan