SERANG – Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Kali ini, sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kabupaten Serang, Banten, di mana ditemukan dugaan serpihan kaca (beling) dalam makanan yang disajikan untuk siswa, Rabu (1/4/2026).
Temuan tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam terkait standar kebersihan dan keamanan pangan yang diberikan kepada pelajar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan tersebut berasal dari dapur penyedia MBG yang berlokasi di wilayah Kecamatan Jawilan.
Saat dikonfirmasi, Imat selaku penanggung jawab dapur MBG Jawilan membenarkan bahwa menu tersebut memang berasal dari dapurnya.
“Iya betul,” ujarnya singkat.
Namun, pihak dapur membantah bahwa sumber kontaminasi tersebut berasal dari proses pengolahan di tempat mereka. Imat menduga kuat serpihan asing itu sudah ada sejak bahan baku beras dikirim, bukan dihasilkan saat proses memasak.
“Kemungkinan besar itu berasal dari beras yang dikirim. Karena dalam proses memasak dan lainnya, tidak ada peralatan atau bahan di dapur yang berbahan kaca. Jadi di dapur memang tidak ada material beling,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun proses pencucian beras telah dilakukan, kemungkinan kecil benda tajam tersebut lolos dari penyaringan.
“Beras memang dicuci bersih, sehingga kemungkinan serpihan itu ikut bersih. Namun ke depan, hal ini akan terus kami evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Ini menjadi bahan evaluasi agar benar-benar disortir kembali,” tegasnya.
Di sisi lain, pihak sekolah melalui perwakilannya, Agus Setiawiguna, membenarkan adanya temuan tersebut. Diketahui, benda asing itu ditemukan oleh salah seorang siswa kelas 12 saat hendak menyantap hidangan.
“Iya, memang betul. Salah satu siswa kelas 12 menemukan adanya serpihan kaca dalam menu MBG,” ujar Agus.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya mengonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait guna mendapatkan tanggapan resmi serta langkah tindak lanjut yang akan diambil demi menjamin keamanan konsumen, khususnya para pelajar.

Tinggalkan Balasan