LEBAK, TintaKitaNews.com – SDN Negeri 2 Cimarga, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak menggelar acara halal bihalal pada Senin (30/3/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Muhidin, S.Pd ini menghadirkan seluruh guru, staf, dan siswa untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.

Acara berlangsung di halaman sekolah mulai pukul 08.00 WIB. Dalam sambutannya, Muhidin menyampaikan bahwa momen halal bihalal menjadi kesempatan untuk menyegarkan hubungan antar warga sekolah setelah libur Lebaran. “Kita menggunakan kesempatan ini untuk saling membuka hati, memaafkan salah satu sama lain, dan kembali bersatu dalam semangat belajar yang baru,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersyukur dan meningkatkan semangat belajar agar mendapatkan lebih banyak ilmu dan pengalaman. “Dengan ilmu yang kita dapatkan, kita akan makin dewasa dalam membedakan yang baik dan yang buruk, mampu menerapkan disiplin waktu sesuai 7 kebiasan anak Indonesia hebat, serta senantiasa mendengar nasehat, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga hubungan rukun dan penuh kasih sayang dengan teman,” tambahnya.

Selain itu, Muhidin mengingatkan tugas dan tanggungjawab sebagai pelajar, baik di sekolah seperti menjalankan piket, mengikuti kegiatan pagi mengaji, sarapan bersama, belajar dengan sungguh-sungguh, dan melaksanakan solat berjamaah. “Kita juga harus siap untuk menggapai cita-cita dengan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. Semangat terus belajar, sehingga makin banyak ilmu agar hidup kita nantinya makin mudah, lancar sukses, dan bahagia,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia menekankan pentingnya rajin beribadah dengan melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya sebagai pondasi utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Para peserta kemudian melaksanakan sesi berjabat tangan dan bermaafan dalam suasana hangat. Beberapa siswa menyampaikan permohonan maaf kepada guru atas kekhilafan selama belajar, sementara guru juga meminta maaf jika ada hal yang kurang pas dalam pembinaan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru agama, memohon keberkahan bagi proses belajar mengajar di tahun ajaran mendatang.