BATUBARA, TintaKitaNews.com – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial bersama jajaran Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku pada Sabtu (28/2/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan serta sebagai wujud kepedulian kepada keluarga warga binaan dan anak-anak panti asuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiat disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, beserta pejabat struktural dan pegawai lapas. Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada penerima manfaat, yang berisikan beras, telur, minyak goreng, gula, dan bubuk teh. Selain itu, juga diberikan uang santunan sebagai bentuk perhatian tambahan.

Hamdi Hasibuan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga warga binaan yang membutuhkan dukungan, khususnya di momentum Ramadhan, serta menjadi wujud nyata sinergi antara DPR RI dan jajaran pemasyarakatan.

Sementara itu, Sugiat Santoso menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi semangat pemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan di dalam tembok lapas, tetapi juga bagaimana kehadirannya berdampak bagi lingkungan sekitar.

“Pemenjaraan bukan satu-satunya bentuk pembinaan. Sekarang ada konsep kerja sosial yang menjadi bagian dari alternatif pembinaan, sehingga orientasinya semakin kepada pemulihan dan manfaat sosial,” jelasnya, sekaligus menyebutkan bahwa dengan lahirnya KUHP dan KUHAP yang baru, sistem pemidanaan semakin berkembang.

Setelah pembagian bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas pelayanan publik dan sarana pembinaan di lapas, antara lain klinik, dapur lapas, bengkel pembinaan, serta Sarana Asimilasi. Sugiat menilai bahwa program-program yang berjalan telah mendukung proses pembinaan secara komprehensif dan fasilitas serta pelayanan yang ada sudah sangat baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama antara pihak DPR RI, jajaran lapas, pegawai, serta keluarga warga binaan penerima bantuan sosial sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat pengabdian dalam tugas pemasyarakatan.