DUMAI – Pertemuan temu ramah yang diinisiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai pada 13 Februari 2026 di Ballroom Hotel The Zuri mendapat tanggapan dari kalangan seniman dan budayawan kota tersebut. Acara yang menghadirkan Pimpinan dan Anggota DPRD, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Dumai diduga beraroma pengkondisian dan kini menjadi sorotan.

Ketua Dewan Kesenian Dumai, Agoes S. Alam, mengungkapkan harapan seniman dan budayawan agar juga dapat diundang dalam pertemuan serupa. Menurutnya, kehadiran para pengambil keputusan dan pemegang anggaran sangat penting untuk membahas pemajuan kebudayaan di Kota Dumai.

“Sebenarnya kami seniman dan budayawan Kota Dumai ini pengen juga diundang khusus seperti itu… kan pasti banyaklah yang dapat dibicarakan apalagi yang hadir para pengambilan keputusan dan pemegang anggaran tentu menarik untuk membicarakan pemajuan kebudayaan,” ujar Agoes kepada awak media, Selasa (17/2/2026).

Agoes menambahkan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung kegiatan temu ramah, namun harus melibatkan berbagai elemen masyarakat tidak hanya mahasiswa. Ia juga menegaskan perlunya agar tidak terkesan diskriminasi aspirasi.

“Kita sangat setuju hal-hal seperti pertemuan itu, tapi tentunya tidak terbatas hanya dengan mahasiswa saja. Saya fikir Ketua DPRD Kota Dumai perlu juga menginisiasi pertemuan dengan seniman dan budayawan juga perlu dilakukan dalam peran pembangunan Kota Dumai lebih khusus dalam pemajuan kebudayaan,” jelasnya.

Selain itu, Agoes mengingatkan agar tidak terjadi upaya pengkondisian dan bungkamisasi terhadap aktifis mahasiswa melalui kegiatan temu ramah. Ia menegaskan dukungan terhadap mahasiswa yang mengkritisi pemerintah dan mengawal kebijakan pro rakyat, sekaligus menolak segala bentuk bungkamisasi.

“Kita sangat mendukung mahasiswa yang mengkritisi pemerintah dan menjadi bagian dalam mengawal kebijakan pro rakyat. Dan tentunya kita menolak upaya bungkamisasi dengan model apapun itu,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak awak media masih dalam upaya mengonfirmasi informasi terkait dengan pihak-pihak yang terkait dengan pertemuan tersebut.