BANTEN – Badan Pelestari Seni dan Budaya Banten yang berada di bawah naungan organisasi masyarakat (ormas) Garuda Banten Indonesia, pada hari Sabtu (31/1/2026) resmi menutup rangkaian pelatihan silat yang diadakan di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Kampung Lebak Sambel Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung. Kegiatan ini diikuti oleh perguruan silat dan sanggar seni dari berbagai daerah di Banten, yang masing-masing berada di bawah naungan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) wilayah masing-masing.

Ketua Umum Garuda Banten Indonesia, Budi Hartono yang akrab disapa Abah Boton, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan kali ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik bela diri semata. Lebih dari itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyampaikan nilai-nilai budaya Banten dan pesan spiritualitas yang selaras dengan kedatangan Bulan Suci Ramadhan.

“Silat bukan hanya tentang gerakan dan kekuatan fisik, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan mengingatkan kita akan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan penghormatan terhadap tradisi leluhur,” ujar Abah Boton.

Menurutnya, menjelang Ramadhan, pelatihan silat dijadikan momentum untuk menyelaraskan diri dengan nilai-nilai agama dan budaya. Sejalan dengan itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang filosofi silat Banten yang kental dengan ajaran kebaikan dan cinta tanah air.

Selama pelatihan, peserta diajarkan berbagai aliran silat tradisional Banten, serta teknik pertahanan diri yang disesuaikan dengan konteks modern. Selain materi praktik, juga diadakan sesi edukasi tentang sejarah dan makna filosofis di balik setiap gerakan silat yang menjadi bagian dari khasanah budaya daerah.

“Kami berharap para peserta tidak hanya menjadi pesilat yang mahir secara teknis, tetapi juga individu yang memiliki karakter baik dan mampu menjadi pelopor pelestarian budaya Banten,” tambah Abah Boton.

Penutupan kegiatan diisi dengan pertunjukan silat dari beberapa paguron yang mengikuti pelatihan. Selain itu, Garuda Banten Indonesia juga mengumumkan rencana akan mengadakan pelatihan serupa pada akhir Ramadhan mendatang. Kali mendatang, fokus pelatihan akan diberikan pada pengembangan kreativitas dalam seni silat dan kolaborasi dengan komunitas budaya lainnya. Tidak hanya itu, ormas tersebut juga akan menyelenggarakan program bagi takjil untuk masyarakat selama bulan Ramadhan mendatang.