AROBA, KABUPATEN TELUK BINTUNI, PAPUA BARAT – Satgas Patroli Wates (Pamtas) RI–PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro Pos Aroba telah melaksanakan kegiatan Tenaga Pendidik (Gadik) di SMP Negeri Satap Aroba, Distrik Aroba, pada hari Kamis (23/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan tenaga pengajar serta meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan.
Sertu Sukiswandi, Wakil Komandan Pos Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro Pos Aroba, menjelaskan bahwa kegiatan Gadik merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap perkembangan pendidikan di daerah binaan. “Kita sadar bahwa di wilayah perbatasan, ketersediaan tenaga pengajar masih menjadi tantangan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi proses belajar mengajar siswa,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Rabu (27/1/2026).
Dalam pelaksanaannya, Sertu Sukiswandi bersama personel Pos Aroba terlibat langsung dalam mendampingi pembelajaran di kelas, menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah, serta memberikan motivasi kepada siswa agar lebih aktif dan disiplin dalam menuntut ilmu. Selain itu, prajurit juga memberikan pembinaan karakter dengan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air.
Kepala SMP Negeri Satap Aroba, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Satgas Pamtas. “Kehadiran personel TNI memberikan dampak positif bagi siswa. Suasana belajar menjadi lebih kondusif dan motivasi siswa untuk belajar semakin meningkat,” ujarnya.
Pihak sekolah menambahkan bahwa kolaborasi dengan Satgas Pamtas diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung perkembangan pendidikan di wilayah tersebut. “Kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat besar bagi siswa dan sekolah,” tambahnya.
Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 410/Alugoro Pos Aroba menegaskan komitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan serta mempererat hubungan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kami akan terus berupaya berkontribusi bagi kemajuan daerah, termasuk dalam sektor pendidikan yang merupakan pondasi pembangunan bangsa,” pungkas Sertu Sukiswandi.

Tinggalkan Balasan