DUMAI – Kepolisian Resor (Polres) Dumai melalui Polsek Sungai Sembilan melaksanakan aksi penanaman jagung pipil secara simbolis dalam rangka mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2026. Kegiatan bertajuk “Polisi Peduli Pangan” berlangsung di Lahan Kelompok Tani Lestari, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (07/01) pagi, sekaligus menandai dimulainya program ketahanan pangan kuartal pertama di wilayah tersebut.

Acara dihadiri Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., Pama Polres Dumai; Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sungai Sembilan, Lurah Tanjung Penyembal serta Ketua Kelompok Tani Lestari Jumirin beserta puluhan anggota kelompok tani.

Dalam sambutannya, IPTU Apriadi menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hari ini, kami tidak datang dengan senjata, tetapi dengan bibit dan alat tanam. Ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemilihan jagung pipil didasarkan pada potensi agronomis yang cocok dengan lahan setempat dan nilai ekonominya yang dapat meningkatkan pendapatan petani.

Ketua Kelompok Tani Lestari, Jumirin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan langsung dari kepolisian serta pemerintah daerah. “Kami petani biasanya bekerja sendiri. Kehadiran Bapak-bapak hari ini memberi kami semangat yang luar biasa. Ini bukti bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Sebelum penanaman dimulai, Koordinator Penyuluh Pertanian memberikan penjelasan teknis mengenai teknik penanaman jagung pipil untuk optimalisasi hasil. Seluruh peserta kemudian turun langsung ke lahan untuk menanam bibit secara bergiliran.

Polsek Sungai Sembilan berkomitmen melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan tanaman bekerja sama dengan penyuluh pertanian. Keberhasilan proyek percontohan ini diharapkan dapat direplikasi di kelompok tani lainnya di wilayah hukum Polsek Sungai Sembilan hingga seluruh Kota Dumai.

Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sebagai pondasi utama untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berdaulat, sekaligus menjadi contoh implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.