Baru Dibangun Setahun, JUT di Desa Panancangan Menjadi Sorotan Publik

LEBAK – Seolah tidak melihat aspek geografis kondisi jalan, Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Kampung Talun Masjid, Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak diduga asal jadi. Pasalnya, ‎akses jalan yang dibangun pada tanggal 27 Mei 2024 lalu, bahan material yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi sehingga saat ini kondisinya rusak parah, seperti terpantau Kamis (31/8/2025) dilokasi.

Terlihat kondisi pondasi jalan penyanggah kikisan air dan lumpur sawah memakai bata ringan atau hebel bukan dari kanstin. Padahal, Bata ringan atau hebel ini umumnya dipergunakan untuk membangun tembok rumah, pagar dan semacamnya, bukan diperuntukan mengganti peran kanstin sebagai standar teknis pemasangan JUT apalagi di wilayah geografisnya tanahnya yang lembek.

Kepala desa (Kades) Panancangan, Elis Nuraeni ketika dikonfirmasi melalui Via WhatsApp mengatakan, standar kualitas bangunan jalan Paving Blok dikerjakan sudah sesuai rencana pembangunan dan anggaran.

‎”Sudah, (sesuai admistrasi,-red),” katanya.

Sementara ketika ditanya terkait proses pembangunan apakah sudah melalui sertifikasi kualitas dan pendampingan teknis oleh bidang yang kompeten, Kades mengarahkan agar Wartawan konfirmasi ke bagian pendamping teknis.

‎”Itu JUT, dan Alhamdulillah waktu MDST dan sertifikasi dalam keadaan baik, itu kerusakan karena iklim, pernah kena banjir waktu musim hujan, dan sudah di perbaiki lagi sama warga. ‎Kalau soal itu Bapak (wartawan,-red) bisa tanya langsung ke pendamping teknik yang ahli dalam bidang itu, ‎karena semuanya hasil musyawarah, dan itu sudah selalu saya himbau bahkan RT nya saya panggil, agar merawat jalan yang sudah ada, tetapi ternyata pemilik sawah disitu pinggiran jalan nya banyak yang dicangkulin jadi otomatis penahannya ambroll,” tukasnya.

Di sisi lain, salah satu Petani Panancangan mengaku khawatir ketika melewati jalan rusak tersebut. Ia mengatakan, akibat pondasi jalan rusak mereka bisa terpeleset jatuh.

‎”Khawatir juga dengan kondisi pondasi yang sudah lepas, kami bisa saja terpeleset jatuh,” kata sumber yang minta namanya tidak disebut.

Berkaitan dengan hal‎ ini, Wartawan masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif