JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Banten Corruption Watch (LSM BCW) resmi laporkan Dinas Pariwisata Provinsi Banten ke Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan ketidaksesuaian bangunan Destinasi Wisata Gunung Kendeng di Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang menelan anggaran miliaran rupiah, Kamis (31/7/2025).

Dari penelusuran media, pembangunan tempat Wisata Gunung Kendeng mengacu pada LPSE Provinsi Banten tahun 2022 di kerjakan oleh CV Mandiri Berlian Jln Griya Jamrud Blok Z No.35 Way Halim, Kota Bandar Lampung dengan Harga kontrak kurang lebih Rp 1.499.319.000.00,- (satu miliar empat ratus sembilan puluh sembilan juta tiga ratus sembilan belas ribu rupiah).

Ketua umum LSM BCM, Ana Triana, SH mengatakan kedatangannya bersama tim kali ini untuk melaporkan dugaan hasil investigasi yang mengerucut kepada penghamburan anggaran yang dilakukan oleh oknum pengusaha dan dinas terkait.

“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyampaikan surat permohonan atensi ke Jaksa Agung dan Komisi Kejaksaan RI, hal ini kami lakukan sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengawal Surat Permohonan Pemeriksaan Nomor : 023/DPP-BCW/III/2025 tanggal 06 Maret 2025 perihal Dugaan Perbuatan Melawan Hukum yang mengarah ke Tindak Pidana Korupsi berupa Ketidaksesuaian pada Kegiatan Penataan Destinasi Wisata Citorek Timur di Desa Citorek Timur Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak – Banten,” kata Ana yang kerap di sapa Bule usai memberikan laporan di Kejagung kepada awak Media.

Lanjut dikatan Bule, pihaknya berharap agar Kejagung bisa menindak lanjut secara tuntas terkait persoalan tersebut.

“Kejaksaan saat ini merupakan lembaga penegak hukum yang memiliki tingkat kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi dalam hal konsistensi penegakan hukum tindak pidana korupsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk kami berharap bisa bekerja profesional dalam menangani kasus tersebut,” tandasnya.

Sementara sebelumnya, Sekretaris dinas (Sekdis) Pariwisata Provinsi Banten Drs.H.TB Ence Fachrurroji ketika dikonfirmasi melalui Via WhatsApp menyarankan agar awak Media menghubungi pengelola Destinasi Wisata Gunung Kendeng bernama H.Cece.

“Coba tanya ke haji cece citorek Pengelolanya,” katanya. (17/1/2025).

Ditanya mengenai tugas fungsinya dalam melakukan perencanaan pembangunan Destinasi Wisata Gunung Kendeng, TB Ence melempar agar Media konfirmasi kepada Bidang Destinasi.

“Untuk detailnya bisa tanya ke bidang destinasi, cuma sekarang lagi pada dinas luar,” katanya lagi.

Ditanya kembali untuk mempertegas tugas fungsinya sebagai pejabat Dinas Pariwisata Provinsi Banten, TB Ence kembali melempar kepada Bidang Destinasi.

“Langsung ke bidangnya aja. Itu bukan statemen saya. Makanya akang langsung tanya ke bidangnya saja, saya takut salah menyampaikan informasinya,” tukasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak Media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.