SAMPANG – Dampak kebijakan populis yang dirasakan langsung masyarakat masih menjadi pilar utama dalam persaingan pilkada Sampang 2024, terutama bagi pasangan calon kepala daerah (paslon) H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfud yang lebih dikenal dengan sapaan “Jimad Sakteh” atau “Sampang Abukteh”. Gelombang dukungan dari kalangan warga masyarakat bawah dan akar rumput menunjukkan kecenderungan pemilih yang masih didominasi oleh sentimen emosional, dengan harapan agar capaian kinerja Slamet selama masa kepemimpinan sebelumnya dapat dilanjutkan dan disempurnakan.

Kebijakan yang dirancang pro-rakyat di bidang kesehatan, ekonomi, sosial, dan infrastruktur telah membuat popularitas Jimad Sakteh semakin mendarat di hati masyarakat. Tak hanya itu, fenomena dukungan dari barisan ulama dan kyai juga dinilai berperan penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pasangan ini. Menurut kubu Jimad Sakteh, kebijakan yang diusung bukanlah omong kosong dan pengaruhnya cukup signifikan melalui jaringan seperti Jaringan Kyai Santri Sampang (JKSS), ulamak khusus, Ikatan Tokoh dan Ulama Madura (IKTOMA), Komunitas Sarungan, serta pengasuh pondok pesantren.

Selama kepemimpinannya sebelumnya, Slamet Junaidi telah menorehkan sejumlah prestasi yang menjadi bukti nyata dari gagasannya dalam pembangunan. Antara lain, meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik ke-2 tahun 2019, Visionary Leader Presentation 2020, Golden Award Tokoh Pembangunan 2021, Top Pembina BUMD Award, Bumandala Award 2023, serta kembali meraih Golden Award Tokoh Pembangunan. Tahun 2023 juga menjadi tahun berharga bagi Pemkab Sampang, yang berhasil menyusun Dokumen Master Plan Kota Cerdas (Smart City) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI serta meraih penghargaan Kabupaten Terinovatif se-Indonesia dalam ajang Innovative Government Award (IGA) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 12 Desember 2023.

Kombinasi kapabilitas, prestasi, dan dukungan dari barisan ulama serta kyai telah menjadikan Jimad Sakteh sebagai paslon dengan elektabilitas yang sangat kuat. Masyarakat akar rumput menilai kepemimpinan Slamet sukses dengan memberikan kebijakan pro-rakyat yang mendorong perkembangan infrastruktur, kesehatan, ekonomi, sosial, serta pembangunan desa. Dengan peran ulama yang kerap dijadikan pedoman oleh masyarakat, dukungan mereka dipercaya akan memberikan dampak elektoral yang signifikan dan memperkuat image serta citra politik pasangan ini di mata warga.