LEBAK – Setelah di beritakan sebelumnya, terkait kejadian dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana kepada wartawan media Nusantara News, Noma saat usai melakukan peliputan HUT RI ke 77 di alun-alun Rangkasbitung dengan ucapan memakai bahasa daerah “Dia mah Ngisinkeun” (Kamu memalukan) hingga kini dirinya masih diam seribu bahasa dan terkesan mengabaikan insiden kejadian tersebut.
Pasalnya, saat di hubungi awak media berkali kali dirinya belum memberikan jawaban. Bahkan saat ditemui ke ruangannya Orok tidak ada di tempat. Jum’at (19/08/2022).
“Tidak ada di tempat pak, lagi keluar,” ujar salah seorang pegawai Disperindag Kabupaten Lebak di bangku resepsionis.
Sementara itu, Noma saat di konfirmasi menyayangkan sikap Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana karena menurutnya seorang pejabat bisa memiliki etika buruk. Apalagi yang dilontarkan tersebut kata kata yang kurang pantas karena di depan umum.
“Jelas itu kan dia (Kadis Disperindag,-red) adalah seorang ASN yang seharusnya lebih bisa bermartabat dengan jabatan tertinggi di kedinasan yang dipimpinnya. Jika kepada saya saja seperti itu, saya khawatir apalagi dilingkunganya mungkin bisa lebih dari itu,” ungkapnya.
Sebelum berita ini di muat awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. (Red)
Reporter : Sastra
Editor : Enggar